Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Menkes: 20 Pasien Omicron Jalani Perawatan Dibantu Tabung Oksigen

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyebut, sebanyak 20 pasien terkonfirmasi Covid-19 varian Omicron

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Wahyu Aji
zoom-in Menkes: 20 Pasien Omicron Jalani Perawatan Dibantu Tabung Oksigen
Tangkap layar kanal YouTube Sekretariat Presiden
Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin dalam konferensi pers secara daring terkait Evaluasi PPKM, Senin (3/1/2022). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyebut, sebanyak 20 pasien terkonfirmasi Covid-19 varian Omicron membutuhkan bantuan oksigen.

Diketahui, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melaporkan kasus Covid-19 varian Omicron di Indonesia hingga 24 Januari 2022 menjadi 1.626 orang.

Meski demikian, Budi menyakinkan gejala dan tingkat perawatan di rumah sakit Omicron terbilang rendah jika dibanding varian Delta.

"Kami melaporkan sudah terkonfirmasi bahwa dari 1.600  (terinfeksi Omicron) yang dirawat dan membutuhkan oksigen hanya sekitar 20," ujar Budi dalam konferensi pers virtual, Jakarta, Senin (24/1/2022).

Sementara itu baru ada dua kasus kematian akibat Omicron.

"Memang yang wafat dua (orang). Ini memang masih jauh dibanding dengan kasus Delta," tutur Budi.

Baca juga: Lebih Cepat Deteksi Omicron, Menkes Tambah Stok Tes PCR-SGTF ke Daerah

Rekomendasi Untuk Anda

Mantan dirut Bank Mandiri ini menuturkan, kasus Omicron di Indonesia akan terus naik dalam 2-3 minggu ke depan terutama di wilayah Jabodetabek.

"Tapi tak perlu panik karena angka hospitalisasi dan kematian rendah. Kita tetap perlu memastikan prokes memakai masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan dijalankan," imbuh Budi.

Antisipasi penularan Omicron di Indonesia terus dilakukan, mulai mengintesifkan 3 T terutama di wilayah pulau Jawa dan Bali.

Baca juga: Wagub DKI Ungkap Keterisian Tempat Tidur di RS Rujukan Jakatya Naik Signifikan, Kini Capai 31 Persen

Kemudian, menjamin ketersediaan ruang isolasi terpusat, menggencarkan akses telemedisin, serta meningkatkan rasio tempat tidur Covid-19 di rumah sakit. 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas