Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Luhut: Jika Kondisi Tetap Stabil Indonesia Masuk Endemi Saat 17 Agustus

Dia menyatakan, jika kondisi tetap stabil, Indonesia bisa masuk endemi pada 17 Agustus 2022.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Chaerul Umam
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Luhut: Jika Kondisi Tetap Stabil Indonesia Masuk Endemi Saat 17 Agustus
Tribunnews.com/Naufal Lanten
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan saat memberikan keterangan pers di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (9/6/2022). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menko bidang Kemaritiman dan Investasi (Marves) Luhut Binsar Pandjaitan berbicara peluang Indonesia masuk status endemi Covid-19.

Dia menyatakan, jika kondisi tetap stabil, Indonesia bisa masuk endemi pada 17 Agustus 2022.

Namun, Luhut mengungkapkan dirinya telah memberi saran kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menunggu perkembangan Corona di Indonesia selama 2 bulan.

Hal itu disampaikannya dalam rapat kerja bersama Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Kamis (9/6/2022).

"Kita tidak buru-buru masuk di endemi. Dan itu saya sarankan pada Presiden Minggu lalu, 'kita tunggu dulu 2 bulan ini Pak'. Kalau seumpama 2 bulan ini kita masih mampu bertahan dengan baik, saya kira nanti bisa hadiah 17 Agustus," kata Luhut di Ruang Rapat Banggar DPR, Senayan, Jakarta.

Luhut juga sempat menyinggung kasus Covid-19 yang meningkat beberapa hari belakangan ini. 

Baca juga: Kasus Covid-19 Kembali Naik, Luhut: Pemerintah Tidak Ingin Buru-buru Tetapkan Endemi

Dia menilai, hal itu menunjukkan perkembangan beberapa hari terakhir ini membuktikan kondisi Covid-19 masih sulit diramalkan.

Rekomendasi Untuk Anda

"Karena Covid ini, bapak-ibu sekalian, menurut hemat saya kita masih sulit meramalkan, tiga hari terakhir ini kita lihat angka itu naik lagi, sudah 500, tadinya 300, 200, tiba-tiba naik 500. Jadi kita semua harus kompak menghadapi ini. Karena tidak bisa lama-lama juga terus begini," ujarnya.

"Tiga hari berturut-turut di atas 500, saya cukup khawatir, karena positivite rate tadi pagi sudah 1, tadi 0,5, 0,8, tapi sekarang sudah 1 walaupun masih di bawah WHO yaitu 5," tandasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas