Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Hadapi Covid-19, Imunitas Indonesia Disebut Lebih Baik karena Infeksi Alami, Ini Kata Pakar Soal Itu

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan imunitas masyarakat Indonesia lebih baik daripada China dalam menghadapi Covid-19.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Aisyah Nursyamsi
Editor: Willem Jonata
zoom-in Hadapi Covid-19, Imunitas Indonesia Disebut Lebih Baik karena Infeksi Alami, Ini Kata Pakar Soal Itu
Freepik
Ilustrasi Covid-19. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Beberapa waktu lalu Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan imunitas masyarakat Indonesia lebih baik daripada China dalam menghadapi Covid-19.

Menurutnya, ini dikarenakan kebijakan penanganan Covid-19 yang dipilih di dalam negeri, yaitu kebijakan gas dan rem. 

Masyarakat dapat beraktivitas leluasa sehingga infeksi yang terjadi usai mendapat vaksinasi bersifat alamiah.

Terkait hal ini, Peneliti Keamanan dan Ketahanan Kesehatan Global Dicky Budiman pun berikan tanggapan.

Menurutnya terinfeksi agar dapat terbentuk kekebalan alamiah tidaklah benar. 

Baca juga: Pemerintah Korsel Kalang-kabut Cari Warga China yang Kabur Usai Dinyatakan Positif Covid-19

"Melihat dan mengamati China harus utuh, pemahaman juga harus utuh. Jangan ada pikiran bahwa biar terinfeksi agar terbentuk kekebalan alamiah," ungkapnya pada Tribunnews, Rabu (4/1/2023). 

Rekomendasi Untuk Anda

Menurutnya pemikiran ini tidak benar dan berbahaya. 

Selain itu menurutnya membiarkan masyarakat terinfeksi secara alami tanpa vaksinasi tidak manusiawi. 

"Ini salah dan berbahaya. Karena imunitas alamiah itu dalam konteks membiarkan masyarakat terinfeksi secara alami tanpa vaksinasi itu tidak manusiawi dan itu (dapat) menyebabkan kematian," tegasnya. 

Ia pun mengingatkan banyak angka kematian yang akan muncul. 

Di sisi lain ia pun menyampaikan jika angka kematian Indonesia banyak yang tidak tercatat. 

"Tidak dibenarkan secara sains, menginfeksi alamiah," pungkasnya. 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas