Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Testing Covid-19 di Indonesia Alami Penurunan

Direktur Surveilans dan Kekarantinaan Kesehatan Kemenkes ungkap Testing Covid-19 yang dilakukan di Indonesia mengalami penurunan.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Testing Covid-19 di Indonesia Alami Penurunan
WARTA KOTA/ANGGA BHAGYA NUGRAHA
Warga melakukan Swab Antigen dan PCR yang digelar oleh ASHA One-Stop Healthcare di Kawasan Epicentrum, Setiabudi, Kuningan, Jakarta Selatan., Jumat (4/2/2022). Sejumlah tempat tes Covid-19 di sekitar Jakarta mulai ramai dipadati pengunjung, seiring meningkatnya kaus Omicron yang kian melonjak. Warta Kota/Angga Bhagy Nugraha 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Testing Covid-19 yang dilakukan di Indonesia mengalami penurunan.

Hal ini diungkapkan oleh Direktur Surveilans dan Kekarantinaan Kesehatan Kemenkes, dr. Achmad Farchanny Tri Adryanto, MKM.

Testing Covid-19 yang dilakukan di Indonesia mengalami penurunan.

"Memang sejak keluarnya Instruksi Mendagri No. 53 tahun 2022 tentang pencegahan dan pengendalian Covid-19 di masa transisi menuju endemi testing harian konsiten menujukkan penurunan," ungkapnya pada konferensi pers virtual, Senin (21/8/2033).

Baca juga: Status Pandemi Dicabut, Ini Kebijakan Isolasi Mandiri Terbaru dari Kemenkes Jika Positif Covid-19 

Berdasarkan pemantauan mingguan yang dilakukan oleh Kemenkes, akhir-akhir ini rata-rata testing Covid-19 tak sampai 10 ribu.

"Rata-rata tes di bulan Juli ada 5 -6 ribu. Di bulan Agustus itu ada 2-4 ribu," kata Farchanny menambahkan.

Rekomendasi Untuk Anda

Namun, kata Farchanny pemantauan kasus tetap dilakukan hingga saat ini

"Untuk penyelenggaran surveilans tetap dilakukan rutin, terhadap beberapa sindrom penyakit pernapasan," katanya lagi.

Begitu juga dengan surveilans Influenza-like illness (ILI) dan infeksi saluran pernapasan akut berat (SARI).

"Dan surveilans ILI-SARI sudah berjalan untuk menangkap suspect Covid-19 di masyarakat termasuk pelaku perjalanan," tambahnya.

Kemudian monitoring terus dilakukan rutin salah satunya di rumah sakit.

"Pemantauan terhadap pasien dirawat di RS. termasuk di situ pengambilan atau testing PCR, itu berdasarkan pasien dirawat di RS," tutupnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas