Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Menuju Kick-Off
00
Hari
00
Jam
00
Menit
00
Detik
Grup A - Matchday 1
Mexico
Meksiko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
Grup A - Matchday 1
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Jumat, 12 Juni 2026 | 16:00 WIB
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

LaNyalla Dukung Langkah Pemerintah Galang Dukungan untuk Palestina di Pertemuan Luar Biasa OKI

Negara-negara OKI perlu memiliki langkah yang terukur untuk menghentikan agresi militer Israel terhadap Palestina

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Content Writer
zoom-in LaNyalla Dukung Langkah Pemerintah Galang Dukungan untuk Palestina di Pertemuan Luar Biasa OKI
Humas DPD RI
Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti saat reses di Jawa Timur, Jumat (29/4/2022). 

TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA - Langkah pemerintah yang menggalang dukungan untuk pembebasan dan kemerdekaan Palestina lewat pertemuan luar biasa tingkat wakil tetap negara anggota Organisasi Kerja sama Islam (OKI), mendapat apresiasi dari Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti.

Melalui prakarsa Indonesia, pertemuan luar biasa itu telah berhasil terselenggara di markas OKI di Jeddah, 25 April 2022 lalu.

"Negara-negara OKI perlu memiliki langkah yang terukur untuk menghentikan agresi militer Israel terhadap Palestina," tutur LaNyalla, saat reses di Jawa Timur, Jumat (29/4/2022).

Menurutnya, agresi ini bukan hanya membuat kekacauan dan gangguan sehingga masyarakat Palestina tidak dapat beribadah dan jatuh sebagai korban.

"Tapi ini sudah genosida, dan ini harus segera dihentikan," tegasnya.

Senator asal Jawa Timur itu menilai Israel tidak cukup hanya dikecam. Karena yang dilakukan sudah masuk dalam kejahatan kemanusiaan.

LaNyalla dengan tegas menyampaikan Israel sudah melakukan pembantaian terhadap kelompok masyarakat lainnya melalui penindasan dan kekerasan.

Rekomendasi Untuk Anda

"Hal-hal seperti ini sudah harus dihapuskan di atas bumi. Maka harus dilakukan tindakan konkret dan terukur oleh negara-negara di dunia agar mereka benar-benar menghentikan serangan di jalur Gaza dan area suci kompleks Masjid Al-Aqsa," katanya.

Saat berita ini ditulis, pasukan Israel kembali melakukan penyerangan kepada warga di Komplek masjid Al-Aqsa, Palestina. Sekitar 42 warga Palestina menderita luka akibat serangan brutal tentara Israel, Jumat (29/4/2022) pagi. (*)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas