Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Refleksi 2020, Optimisme, dan Tantangan Berat di 2021 Versi Azis Syamsuddin

Azis menyatakan bahwa tahun 2020 meninggalkan sukacita, namun juga sarat ketidakpastian di semua sektor dan elemen kehidupan.

Refleksi 2020, Optimisme, dan Tantangan Berat di 2021 Versi Azis Syamsuddin
Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S
Wakil Ketua DPR RI - Azis Syamsuddin 

"Tentunya sudah kita sadari bersama bahwa fokus utama pemerintah sepanjang tahun 2020 adalah menangani wabah Covid-19 dan seluruh dampaknya, baik kesehatan, sosial, ekonomi dan hukum," katanya.

Menurut Azis, Joko Widodo dan jajaran menterinya memusatkan perhatian sepenuhnya pada upaya pencegahan penularan, penanganan korban, pemberian bantuan sosial bagi mereka yang terdampak, dan menjaga perekonomian agar tidak mandeg (terhenti) ataupun jatuh terlalu dalam.

"Dalam konteks ini saya mengapresiasi kinerja dari Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Bapak Airlangga Hartarto. Juga Gugus Tugas Penanganan Covid-19 yang diketuai Bapak Doni Monardo. Saat ini kita semua berharap pemerintah baik melalui Departemen Kesehatan serta KPCPEN, gugus tugas, mampu mengeksekusi dengan baik keputusan Bapak Presiden yang sudah memastikan pemberian vaksin Covid-19 secara gratis atau cuma-cuma kepada seluruh elemen masyarakat." tambah Azis.

Azis mengatakan, tantangan berikutnya bagi pemerintah adalah mengupayakan segera tersedianya vaksin yang aman, manjur dan secara syariah halal atau diperbolehkan, baik vaksin produksi luar negeri maupun produk nasional.

Terakhir, Azis mencatat beberapa hal yang perlu mendapat perhatian dan tindak lanjut. Di antaranya, pertama, pengentasan kemiskinan. Kedua, pemberdayaan Usaha Mikro dan Kecil/UMK.

"Ketiga, reformasi birokrasi. Keempat, masalah-masalah di bidang ekonomi dan keuangan. Kelima, deradikalisasi dan kontra radikalisme. Keenam, percepatan pembangunan kesejahteraan di Bumi Cenderawasih berkaitan dengan Otonomi Khusus Papua," pungkasnya. (*)

Ikuti kami di
Editor: Content Writer
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas