Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Azis Syamsuddin Minta Standar Prosedur Salat Tarawih dan Idulfitri Disosialisasikan

Kemenag mengizinkan pelaksanaan salat tarawih dan salat Idulfitri 1442 Hijriyah berjamaah di tengah pelarangan mudik lebaran.

Azis Syamsuddin Minta Standar Prosedur Salat Tarawih dan Idulfitri Disosialisasikan
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Sejumlah warga melaksanakan salat tarawih pertama Ramadhan 1441 H di Masjid Jami Al Ma'wa, Karang Tengah, Tangerang, Banten, Kamis (23/4/2020). Usai Pemerintah menetapkan 1 Ramadhan 1441 H jatuh pada hari Jumat (24/4/2020), warga melakukan salat tarawih dengan menerapkan physical distancing cegah Covid-19. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Agama (Kemenag) mengizinkan pelaksanaan salat tarawih dan salat Idulfitri 1442 Hijriyah berjamaah di tengah pelarangan mudik lebaran. Hal ini diatur melalui Surat Edaran (SE) Kemenag Nomor 3 tahun 2021.

Wakil Ketua DPR RI M. Azis Syamsuddin mendorong Kemenag dan Pemerintah Daerah (Pemda) untuk mensosialisasikan standar dan prosedur pelaksanaan tarawih berjamaah dan salat Idulfitri dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang ketat.

Baca juga: Panduan Lengkap Ibadah di Bulan Ramadhan 2021 dari Kemenag: Aturan Buka Bersama, Shalat Idul Fitri

"Kami mendorong Kemenag, Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, dan Pemda bersama aparat keamanan untuk melakukan pengawasan dan evaluasi berkala selama pelaksanaan salat tarawih berjamaah," jelas Azis Syamsuddin, Selasa (6/4/2021).

Baca juga: Kemenag: Pengajian Selama Ramadan di Masjid Paling Lama 15 Menit

Perlu pula Kemenag, Satgas Penanganan Covid-19, dan Pemda setempat untuk meningkatkan imbauan kepada jemaah agar tetap mematuhi prokes dan mematuhi segala imbauan yang diberikan guna mencegah adanya klaster baru penyebaran Covid-19.

"Dan tak kalah pentingnya, agar dewan kemakmuran masjid (DKM) agar menyediakan fasilitas prokes dan mengatur jarak warga pada saat pelaksanaan tarawih berjamaah dan sholat idulfitri," jelas Azis dalam keterangannya.

Terakhir, mendorong Pemda dan Satgas Covid-19 untuk menghentikan pelaksanaan sholat tarawih berjamaah apabila ditemukan kasus baru pada pelaksanann sholat tarawih berjamaah tersebut. (as)

Ikuti kami di
Editor: Content Writer
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas