Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Euro 2020

Belanda Vs Republik Ceko, Awas De Oranje Bisa Tersingkir Lagi Saat Sedang Tinggi-tingginya

Belanda punya pengalaman pahit di piala dunia dan piala eropa. Belanda yang trengginas di fase grup, justru tersungkur di babak 16 besar.

Belanda Vs Republik Ceko, Awas De Oranje Bisa Tersingkir Lagi Saat Sedang Tinggi-tingginya
Olaf Kraak / POOL / AFP
Para pemain Belanda berkumpul di lapangan menjelang pertandingan sepak bola Grup C UEFA EURO 2020 antara Belanda dan Ukraina di Johan Cruyff Arena di Amsterdam pada 13 Juni 2021. 

TRIBUNNEWS.COM - Timnas Belanda boleh saja datang dengan status juara grup pada fase penyisihan EURO 2020.

Tapi itu bukan jaminan bagi De Oranje di babak 16 Besar.

Terlebih, mereka punya pengalaman menyakitkan, tersingkir saat lagi bagus-bagusnya.

Karena itu, menghadapi Republik Ceko 16 Besar Piala Eropa 2020 atau EURO 2020, Belanda tak boleh besar kepala sebagai tim unggulan.

Wanti-wanti itu dilontarkan asisten pelatih Belanda, Ruud van Nistelrooy, yang mengungkit lagi memori pahit Belanda tersingkir di ajang Piala Dunia 2006 dan Piala Eropa 2008.

Ruud van Nistelrooy menuturkan, saat itu, Belanda yang trengginas di fase grup, justru tersungkur di babak 16 besar.

Belanda akan bersua Republik Ceska pada babak 16 Besar EURO 2020 di Ferenc Puskas Stadium, Budapest, Hungaria, Minggu (27/6/2021) pukul 23.00 WIB. 

Baca juga: Link Live Streaming Portugal Vs Belgia, Panggung Ronaldo Vs Lukaku di Final Kepagian

De Oranje melaju ke fase gugur EURO 2020 dengan meyakinkan.

Mereka mengantongi poin sempurna yaitu 9, karena memenangi tiga laga di Grup C.

Adapun Republik Ceska lolos sebagai salah satu dari empat tim peringkat ketiga terbaik. Mereka lolos dari Grup E dengan empat poin. 

Kendati demikian, Nistelrooy tidak mau Memphis Depay dkk besar kepala. 

Pemain depan Belanda Memphis Depay (kiri) merayakan gol pembuka timnya dengan rekan satu timnya selama pertandingan sepak bola Grup C UEFA EURO 2020 antara Makedonia Utara dan Belanda di Johan Cruyff Arena di Amsterdam pada 21 Juni 2021.
Pemain depan Belanda Memphis Depay (kiri) merayakan gol pembuka timnya dengan rekan satu timnya selama pertandingan sepak bola Grup C UEFA EURO 2020 antara Makedonia Utara dan Belanda di Johan Cruyff Arena di Amsterdam pada 21 Juni 2021. (KOEN VAN WEEL / POOL / AFP)

“Saya sudah bicara dengan para pemain. Mereka tidak boleh terlalu lengah,” kata Van Nistelrooy yang juga mantan bomber tim Belanda pada era 2000-an. 

Sosok yang mencuat namanya sebagai penyerang Manchester United itu punya alasan. 

Ia turut memperkuat Belanda pada Piala Dunia 2006 dan Piala Eropa 2008. Belanda saat itu tampil sangat bagus pada fase grup. 

Baca juga: Tenaga Lionel Messi Dikuras Timnas Argentina, Pelatih Ungkap Sang Kapten Kelelahan

Mereka menjadi runner-up Grup C dengan 7 poin dan meraih angka sama dengan Argentina yang memuncaki grup, serta hanya kalah urusan selisih gol. 

Di Piala Eropa 2008, Belanda menguasai Grup C yang menjadi grup neraka bersama Italia, Prancis, dan Rumania.

Van Nistelrooy dkk tampil perkasa dan menjadi juara grup dengan poin sempurna, yaitu 9. 

Baca juga: Merasa Kasihan ke Lionel Messi, Sosok Ini Sebut Timnas Argentina Ditangani Pelatih Tak Becus

Akan tetapi, langkah Belanda antiklimaks pada kedua turnamen itu. Mereka kalah 0-1 oleh Portugal pada 16 Besar Piala Dunia 2006.

Di Piala Eropa 2008, secara mengejutkan tim Negeri Kincir Angin dikandaskan Rusia 1-3 pada babak perempat final. 

Pemain depan Belanda Wout Weghorst (kanan) merayakan dengan rekan satu timnya setelah mencetak gol kedua selama pertandingan sepak bola Grup C UEFA EURO 2020 antara Belanda dan Ukraina di Johan Cruyff Arena di Amsterdam pada 13 Juni 2021.
PIROSCHKA VAN DE WOUW / POOL / AFP
Pemain depan Belanda Wout Weghorst (kanan) merayakan dengan rekan satu timnya setelah mencetak gol kedua selama pertandingan sepak bola Grup C UEFA EURO 2020 antara Belanda dan Ukraina di Johan Cruyff Arena di Amsterdam pada 13 Juni 2021. PIROSCHKA VAN DE WOUW / POOL / AFP (PIROSCHKA VAN DE WOUW / POOL / AFP)

Faktor pengalaman itulah yang membuat Van Nistelrooy mewanti-wanti skuad Belanda saat ini. 

Ia mengingatkan para pemain bahwa mental yang kuat akan menjadi faktor krusial pada fase gugur EURO 2020. 

“Pada fase grup, ada momen ketika tim bisa melakukan kesalahan dan itu tidak apa-apa. Artinya, tekanan pada fase grup berbeda,” ucap Van Nistelrooy. 

“Sementara itu pada fase gugur setiap tim harus mengerahkan segalanya atau tidak sama sekali. Itu yang harus pemain camkan,” ujar dia melanjutkan. 

Laga antara Belanda dan Republik Ceska sebelumnya sudah berlangsung sembilan kali, dan mayoritas terjadi pada era 1990-an hingga 2000 awal. 

Hasilnya, kekuatan kedua tim imbang dengan Belanda dan Rep. Ceska sama-sama mengantongi tiga kemenangan. 

Adapun tiga laga sisanya berakhir seri.

Jadwal babak 16 besar

Minggu, 27 Juni 2021

Pukul 23.00 WIB Belanda vs Republik Ceko (Puskas Arena Budapest)

Senin, 28 Juni 2021

Pukul 02.00 WIB Belgia vs Portugal (Stadion La Cartuja Sevilla)

Pukul 23.00 WIB Kroasia vs Spanyol (Stadion Parken, Kopenhagen)

Selasa, 29 Juni 2021

Pukul 02.00 WIB Prancis vs Swiss (Bukares Bucharest Arena Nasional)

Pukul 23.00 WIB Inggris vs Jerman (Stadion Wembley, London)

Rabu, 30 Juni 2021

Pukul 02.00 WIB Swedia vs Ukraina (Hampden Park Glasgow)

Berita lainnya terkait EURO 2021

Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas