Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Tempuh Perjalanan 9 Jam, Jemaah Haji Disarankan Senam Ringan di Dalam Pesawat

Jemaah haji Indonesia yang akan berangkat ke Arab Saudi akan menempuh perjalanan kurang lebih selama 9 jam berada di dalam pesawat.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Husein Sanusi
zoom-in Tempuh Perjalanan 9 Jam, Jemaah Haji Disarankan Senam Ringan di Dalam Pesawat
Tribunnews/Muhammad Husain Sanusi/MCH2019
Senam ringan di dalam pesawat dipimpin tim kesehatan jemaah indonesia dari Kementerian Kesehatan. 

Laporan Wartawan Tribunnews, Muhammad Husain Sanusi Dari Makkah

TRIBUNNEWS.COM, MAKKAH - Jemaah haji Indonesia yang akan berangkat ke Arab Saudi akan menempuh perjalanan kurang lebih selama 9 jam berada di dalam pesawat.

9 jam berada di dalam pesawat tentu bukan perjalanan yang sebentar dibutuhkan kesabaran dan kondisi fisik yang prima agar tidak fisik tidak drop setelah mendarat di Madinah ataupun di Jeddah.

Untuk itu, tim petugas haji dari Kementerian Kesehatan menyarankan agar jemaah haji melakukan senam ringan saat berada di dalam pesawat.

Senam pun dilakukan di dalam kabin pesawat Garuda Indonesia yang menerbangkan 370 petugas haji Daker Mekkah dari Bandara Soekarno Hatta, Jakarta menuju Bandara King Abdul Aziz, Jeddah, Selasa (9/7/2019) kemarin.

Penerbangan ini dimulai pada pukul 11.00 WIB dari Jakarta dan mendarat di Jeddah pada pukul 17.30 waktu Arab Saudi.

Tampak tiga orang dokter memimpin gerakan senam ringan.

Baca: Sudah 3 Orang Wafat di Madinah, Setelah Jemaah Asal Batam, Satu Lagi Jemaah Solo Berpulang

Baca: INFO HAJI, Dehidrasi Ancam Kesehatan Jemaah, Ini Tips Agar Tetap Sehat Selama di Tanah Suci

Rekomendasi Untuk Anda

Senam dimulai dari peregangan otot, stretching dengan menggerakkan tangan, kepala ke kanan dan di kiri hingga senam kaki ringan.

Diakui oleh salah seorang penumpang, Ibnu Sakhdan, senam ini sangat membantu mengembalikan kondisi badan menjadi prima hingga tidak drop saat mendarat di tanah suci.

"Terimakasih kepada tim kesehatan haji yang telah memimpin gerakan senam peregangan otot, usai senam darah serasa kembali mengalir lancar ke seluruh badan dan kita kembali fit," ujar Ibnu Sakhdan.

Senam ringan di dalam pesawat dipimpin tim kesehatan jemaah indonesia dari Kementerian Kesehatan.
Senam ringan di dalam pesawat dipimpin tim kesehatan jemaah indonesia dari Kementerian Kesehatan. (Tribunnews/Muhammad Husain Sanusi/MCH2019)

Khusus bagi petugas haji dibutuhkan kondisi super prima sebab setibanya di tanah suci aktifitas langsung padat.

Mendarat di Bandara Jeddah langsung melepas pakain yang dikenakan menggantinya dengan dua kain ihram. Ini dilakukan di bandara setelah menyelesaikan semua proses ke-imigrasian.

Selanjutnya menuju Makkah perjalanan dua jam menggunakan bis.

Sesampai di Makkah menuju hotel meletakkan barang bawaan sebentar lalu langsung berangkat ke Masjidil Haram menunaikan umroh qudum atau umroh selamat datang.

Saat umroh qudum dibutuhkan fisik yang prima sebab melakukan Thowaf mengelilingi Kakbah sebanyak tujuh kali lalu melakukan Sa'i berjalan dan berlari-lari kecil sebanyak tujuh kali bolak-balik dari Bukit Showa dan Marwah dan diakhiri dengan Tahallul atau mencukur rambut.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas