Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Ibadah Haji 2019

Bayar Rp 200 Juta, Ini Fasilitas yang Didapatkan Jemaah Haji Khusus di Makkah

Berhaji lewat jalur khusus atau ONH plus tentunya berbeda dengan jalur reguler. Dengan biaya lebih mahal, apa fasilitas yang didapatkan jemaah haji?

Bayar Rp 200 Juta, Ini Fasilitas yang Didapatkan Jemaah Haji Khusus di Makkah
Tribunnews/Muhammad Husain Sanusi/MCH2019
Jemaah haji bertawaf di Masjidil dengan memakai payung pelindung panas akibat cuaca yang sangat panas di Makkah, Rabu (31/7/2019). Jemaah haji diimbau simpan energi jelang fase puncak haji. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Muhammad Husain Sanusi Dari Makkah

TRIBUNNEWS.COM, MAKKAH - Syafrizal Rahman, menunaikan rukun Islam kelima yakni haji lewat jalur khusus atau haji plus. Dia berangkat bersama Siar Haramaian Tour Travel.

Berangkat haji seperti Rahman beda dengan haji reguler pada umumnya.

Dia masuk dalam layanan Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK).

Fasilitas dan layanannya pun berbeda dengan haji reguler pada umumnya.

“Alhamdulillah perjalanan kami dengan PIHK ini berjalan sangat lancar, kami dapat menjalankan ibadah sesuai dengan yang kami harapkan. Setiap hari dilakukan bimbingan yang memperdalam pengetahuan kami tentang ibadah haji dan alhamdulillah sejauh ini dari sisi penempatan, makanan, sisi kesempatan ibadah, bimbingan ibadah sangat baik,” kata Rahman.

Baca: Jawaban Menteri Agama Saat DPR Tanyakan 520 Kuota Haji Reguler Tahun Ini Tak Terserap

Baca: Jelang Puncak Haji, Amirulhaj Cek Kesiapan Wukuf

Suasana jemaah haji Indonesia menunggu bus sholawat untuk salat di Masjidil Haram, Jumat (26/7/2019). Cuaca panas di Makkah tak menyurutkan semangat jemaah haji Indonesia untuk salat Jumat di Masjidil Haram.
Suasana jemaah haji Indonesia menunggu bus sholawat untuk salat di Masjidil Haram, Jumat (26/7/2019). Cuaca panas di Makkah tak menyurutkan semangat jemaah haji Indonesia untuk salat Jumat di Masjidil Haram. (Tribunnews/Bahauddin/MCH2019)

Rahman menjelaskan masa tunggu haji khusus memakan waktu 5 tahun.

Dan untuk biaya yang dibayar berbeda-beda fluktuatif setiap PIHK berkisar antara 12-13 ribu USD atau sekitar kurang lebih Rp 200 juta.

“Saya daftar 2014 berangkat 2019 artinya sudah 5 tahun. Pertimbangan pakai ONH plus pastinya karena waktu. Saya aslinya walau berangkat dari Medan, aslinya saya orang Aceh. saya mendaftar reguler di Aceh masa antrinya 20 tahun, nah mumpung badan masih sehat ada rejeki saya berusaha juga mencari waktu yg lebih cepet dengan haji plus ini,” ujar Rahman.

Rahman mengaku mendapatkan fasilitas hotel bintang 5 yang dekat dengan Masjidil Haram.

“Alhamdulillah kita dapat hotel lumayan bagus, berbintang lima, jaraknya 200 meter dari Masjidil Haram, lewat pintu belakang hotel sudah masuk pekarangan Masjidil Haram. Insya Allah teman-teman salat 5 waktunya full di Masjidil Haram,” ujar Rahman.

Rahman berangkat haji bersama Siar Haramain Travel dengan memilih paket program haji khusus 25 hari.

9 hari di Makkah menginap di Hotel Hilton Suites 200 meter dari Masjidil Haram.

4 hari di apartemen transit, 4 hari di madinah di hotel di depan Masjid Nabawi.

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Husein Sanusi
Editor: Anita K Wardhani
  Loading comments...

Berita Terkait :#Ibadah Haji 2019

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas