Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Ibadah Haji 2019

Haji Mat Budin, Jemaah Tertua Asal Aceh Berusia 99 Tahun Meninggal di RS King Faisal Mekkah

Seorang jemaah haji Aceh bernama Mat Budin Abdul Latif (99), meninggal dunia di Mekkah, Rabu (2/10/2019) pukul 03.50 Waktu Arab Saudi (WAS).

Haji Mat Budin, Jemaah Tertua Asal Aceh Berusia 99 Tahun Meninggal di RS King Faisal Mekkah
HUMAS KANWIL KEMENAG ACEH
Mat Budin (99), jemaah haji tertua asal Aceh pada musim haji 2019, saat berada di Asrama Haji Embarkasi Aceh sebelum berangkat ke Tanah Suci. 

Laporan Wartawan Serambi, Mawaddatul Husna

TRIBUNNEWS.COM, BANDA ACEH - Seorang jemaah haji Aceh bernama Mat Budin Abdul Latif (99), meninggal dunia di Mekkah, Rabu (2/10/2019) pukul 03.50 Waktu Arab Saudi (WAS).

Haji Mat Budin yang merupakan jemaah tertua asal Aceh pada musim ini, meninggal dunia di Rumah Sakit King Faisal, Mekkah, Arab Saudi.

Informasi tersebut diterima Serambinews.com dari Kasubbag Humas Kanwil Kemenag Aceh, Muhammad Nasril, Kamis (3/10/2019) pagi.

Nasril menyebutkan, Haji Mat Budin tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 7 dan berasal dari Aceh Tamiang.

Ia adalah jemaah haji tertua pada musim haji tahun ini.

"Ia tidak dapat kembali ke Tanah Air bersama jemaah haji Aceh lainnya saat itu, karena harus menjalani perawatan secara intensif di rumah sakit tersebut," kata Nasril.

Nasril menambahkan, almarhum dirawat di Rumah Sakit King Faisal sejak 18 Agustus lalu karena didiagnosa menderita radang paru-paru, gagal ginjal kronis (CKD) dan detak jantung yang tidak teratur.

"Saat itu, Mat Budin masih belum direkomendasikan pulang karena masih tidak sadar, dan dirawat di ruang Intensive Care Unit (ICU) Rumah Sakit King Faisal dengan alat bantu pernapasan dan pemasangan selang nasogastrik (NGT)," kata dia.

Sebelum berangkat ke Tanah Suci, Serambinews.com sempat berbincang dengan Mat Budin di Asrama Haji Embarkasi Aceh.

Baca: Tanggapan Ririn Ekawati Soal Dirinya yang Dua Kali Menyandang Status Janda dan Dipandang Negatif

Ia menggunakan alat bantu pendengaran, berkacamata, dan sudah tidak terlalu jelas dalam mengucapkan sesuatu.

Namun masih dapat dimengerti oleh lawan bicaranya.

Saat itu, ia didampingi Ketua Kloter 7, Anwar Fadhli yang mendorong kursi rodanya.

Keinginan untuk menjadi tamu Allah sudah lama ia inginkan, dan akhirnya hal itu terwujud pada musim haji tahun ini.

Lelaki yang berasal dari Desa Juar, Kecamatan Sekerak, Aceh Tamiang itu berangkat seorang diri, tidak didampingi oleh istri maupun anak-anaknya.

Di dalam perbincangan bersama Serambinews.com, Mat Budin yang tidak lancar berbahasa Aceh itu dibantu oleh ketua kloter 7 untuk menjawab beberapa hal yang ditanyakan.

Mat Budin memiliki lima orang anak, dua perempuan dan tiga orang laki-laki.

Sehari-hari ia bekerja sebagai petani atau pekebun dan tinggal di Dusun Jembatan, Desa Juar, Sekerak.

Baca: Pemilu Serentak Tak Sesuai Asas, Perludem Ajukan Uji Materi ke MK

Cita-citanya sederhana yaitu hanya ingin menunaikan rukun Islam kelima yakni berangkat ke Tanah Suci.

Untuk mewujudkan cita-citanya itu, Mat Budin menyampaikan ia bekerja keras dengan bertani menanam berbagai sayur, antaranya cabai, terong, kacang-kacangan, dan sawit.

Namun, ia tidak segan-segan menawarkan dan mempersilakan tetangganya untuk mengambil langsung di kebun miliknya tanpa membayar, dan apabila ada yang ingin membayar tidak ditentukan harganya.

Setelah uangnya cukup, Mat Budin mendaftar haji pada 1 Mei 2012 dan telah mengajukan permohonan percepatan keberangkatan atas nama lansia (lanjut usia) sejak 2016, 2017, dan 2019.

Pada 2018 bukan tidak ingin mengajukannya kembali, tetapi karena alasan tahun pendaftaran tidak sesuai.

Setelah menanti sekian lama akhirnya doanya terkabul, Mat Budin dengan usia yang hampir genap seabad itu dapat melaksanakan ibadah haji pada tahun ini, setelah permohonannya di kabulkan oleh kantor Kementerian Agama.

Dan kini setelah melewati proses perawatan yang panjang di Rumah Sakit King Faisal, Mekkah karena sakit yang dialaminya, ia kembali ke Maha Kuasa setelah cita-citanya tercapai.

Artikel ini telah tayang di serambinews.com dengan judul Innalillahi Wainna Ilaihi Rajiun, Haji Mat Budin Jamaah Tertua Aceh Meninggal di Mekkah Tadi Malam

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Dewi Agustina
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas