Tribun

Ibadah Haji 2022

Menteri Agama: Kawasan Arafah Siap Sambut Jemaah Haji Indonesia

Menteri Yaqut memastikan kesiapan layanan yang akan diberikan kepada jemaah haji Indonesia selama di Arafah.

Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Menteri Agama: Kawasan Arafah Siap Sambut Jemaah Haji Indonesia
Kemenag (Solla/MCH 2022)
Menteri Agama Yaqut Cholis Qoumas saat tiba di di Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, Senin (4/7/2022). Menteri Agama: Kawasan Arafah Siap Sambut Jemaah Haji Indonesia 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas meninjau Arafah jelang proses puncak haji 1443 H.

Menteri Yaqut memastikan kesiapan layanan yang akan diberikan kepada jemaah haji Indonesia selama di Arafah.

"Hari ini kita sama-sama mengecek Arafah. Alhamdulillah, Arafah siap sambut jemaah. Secara umum, layanan jauh lebih baik di banding sebelumnya," ujar Yaqut melalui keterangan tertulis, Selasa (5/7/2022).

"Kamis depan jemaah mulai datang ke sini. Sekarang saya sengaja cek untuk memastikan langsung kesiapan layanan di fase puncak haji 1443 H," tambah Yaqut.

Dalam kunjungannya, Yaqut mengecek peningkatan kualitas layanan yang dijanjikan Syarikat atau Muassasah.

Baca juga: Menteri Agama Minta Petugas dan Jemaah Jaga Kesehatan Jelang Wukuf di Arafah

Dirinya berharap jemaah mendapatkan pelayanan yang baik selama di Arafah.

"Tadi kita lihat tenda sudah dilengkapi dengan kasur. Sehingga diharapkan jemaah bisa istirahat dan mendapat posisi lebih nyaman dibanding sebelumnya," tutur Yaqut.

Di tengah cuaca yang sangat panas, Yaqut berharap AC yang dipasang di tiap tenda bisa lebih dingin.

Sebab, suhu yang lebih dingin di tenda akan memberi kenyamanan jemaah dalam beribadah.

Layanan lainnya adalah toilet. Menag melihat itu juga sudah disiapkan lebih banyak, termasuk sejumlah toilet portabel.

Menurutnya, hal ini penting agar jemaah tidak lama mengantri, baik saat akan mandi, bersuci, maupun buang hajat.

"Saya berharap, toilet portabel juga bisa ditambah untuk jemaah perempuan. Sebab, jumlah jemaahnya lebih banyak dan butuh waktu lebih lama di toilet," ucap Yaqut.

Selama di Arafah, jemaah akan mendapat layanan katering sebanyak lima kali di Arafah.

Layanan katering juga diberikan 10 kali saat di Mina, dan satu paket snack di Muzdalifah. Katering akan disiapkan dengan menu Nusantara agar jemaah bisa menikmatinya.
 

Ikuti kami di
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas