Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

443 Mahasiswa di Timur Tengah Ikuti Seleksi Pendukung PPIH Arab Saudi

Seleksi petugas pendukung PPIH Arab Saudi tahun ini diikuti 443 mahasiswa Indonesia yang sedang kuliah di Timur Tengah,

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Fahdi Fahlevi
zoom-in 443 Mahasiswa di Timur Tengah Ikuti Seleksi Pendukung PPIH Arab Saudi
istimewa/dok Kemenag RI
Ribuan peserta mengikuti seleksi PPIH Arab Saudi di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Kamis (25/1/2024). Kementerian Agama menggelar seleksi Pendukung Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 1445 H/2024 M untuk unsur mahasiswa Indonesia yang kuliah di Timur Tengah. 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Agama menggelar seleksi Pendukung Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 1445 H/2024 M untuk unsur mahasiswa Indonesia yang kuliah di Timur Tengah.

Direktur Bina Haji Arsad Hidayat mengungkapkan seleksi digelar selama sehari dengan Computer Assested Test (CAT).

Baca juga: Hasil Seleksi PPIH Arab Saudi Diundur, Berikut Penjelasan dari Kemenag

"Seleksi petugas pendukung PPIH Arab Saudi tahun ini diikuti 443 mahasiswa Indonesia yang sedang kuliah di Timur Tengah," ujar Arsad melalui keterangan tertulis, Senin (4/3/2024).

Menurut Arsad, tenaga pendukung PPIH Arab Saudi termasuk unsur petugas yang diatur dalam PMA Nomor 13 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji Reguler.

Ada dua unsur tenaga pendukung dari Timur Tengah, yaitu mahasiswa Indonesia yang kuliah di Timur Tengah dan para WNI yang tinggal di Saudi Arabia (mukimin).

"Seleksi Tenaga Pendukung PPIH Arab Saudi dilakukan secara transparan dan akuntabel untuk menghasilkan calon petugas yang profesional," ucap Arsad.

Baca juga: Kemenag Buka Seleksi Tenaga Pendukung PPIH Arab Saudi 2024, Pendaftaran Dibuka Awal Februari

Rekomendasi Untuk Anda

"Seleksi CAT dilakukan sebagai langkah inovatif untuk pelaksanaan rekrutmen petugas haji yang lebih baik serta wujud keseriusan Ditjen PHU dalam mendukung program transformasi digital," tambah Arsad.

Para peserta mengikuti seleksi dari Kantor KBRI setempat secara daring.

Mereka terhubung dalam Live Zoom dari sembilan negara di Timur Tengah, yaitu Mesir, Yaman, Suriah, Yordania, Tunisia, Maroko, Libya, Libanon, dan Uni Emirat Arab.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas