Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kemenag Percepat Proses Penerbitan Visa Jemaah Haji Reguler 

Kementerian Agama melaporkan bahwa proses penerbitan visa bagi jemaah haji terus dipercepat. 

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Fahdi Fahlevi
zoom-in Kemenag  Percepat Proses Penerbitan Visa Jemaah Haji Reguler 
Dok. InJourney Airports
PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) melalui 13 bandara yang dikelola telah berhasil melayani keberangkatan sebanyak 216.250 calon jemaah haji (CJH) yang tergabung dalam 562 kelompok terbang (kloter) pada Angkutan Udara Jemaah Haji (Angkutan Haji) Tahun 2024. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Agama melaporkan bahwa proses penerbitan visa bagi jemaah haji terus dipercepat. 

Dengan berbagai persiapan yang terus dimatangkan, diharapkan keberangkatan jemaah haji Indonesia ke Tanah Suci dapat berjalan dengan lancar dan khusyuk.

Baca juga: Arab Saudi Terapkan Aturan Baru Jelang Persiapan Haji 2025: Larangan Masuk Makkah Tanpa Visa Haji

Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama Hilman Latief menyatakan bahwa sebanyak 100.000 visa dari total 203.320 jemaah haji reguler telah diterbitkan.

Hilman mengatakan rencananya jemaah akan masuk ke Asrama Haji mulai 1 Mei 2025. 

"Insya Allah, pada 1 Mei jemaah sudah siap masuk ke asrama haji, dan pada 2 Mei akan mulai diberangkatkan ke Tanah Suci," ungkap Hilman melalui keterangan tertulis, Minggu (20/5/2025).

Hilman menyampaikan bahwa seluruh proses persiapan keberangkatan berjalan lancar. 

Dirinya juga mengapresiasi kondisi kesehatan jemaah haji Indonesia yang terjaga dengan baik menjelang keberangkatan.

Rekomendasi Untuk Anda

Lebih lanjut, Hilman mengungkapkan bahwa jumlah calon jemaah haji reguler yang telah melunasi biaya haji mencapai 208.000 orang. 

Angka ini, kata Hilman, menunjukkan surplus 5.000 jemaah.

"Alhamdulillah, meskipun sebelumnya kita sempat khawatir terkait pelunasan biaya haji yang belum selesai, saat ini jamaah haji reguler bahkan sudah surplus lebih dari 5.000 orang. Jemaah haji khusus juga sudah menyelesaikan pelunasan. Dari jemaah yang melunasi itu, juga sudah dinyatakan istitha'ah oleh Kementerian Kesehatan," jelas Hilman.

Manasik mandiri

Hilman menekankan bahwa tujuan utama manasik haji nasional adalah untuk membangun kesadaran akan pentingnya pemahaman syariat Islam serta mendorong kemandirian jemaah dalam melaksanakan ibadah haji

Kemandirian ini merupakan bagian dari program ketahanan jemaah haji Indonesia.

 

 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas