Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Masyarakat Diminta Hati-hati Tawaran Haji Langsung Berangkat, Kemenag: Yang Pakai Visa Non-haji

Kemenag mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai penawaran ibadah haji tanpa antre yang menggunakan visa non-haji.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Masyarakat Diminta Hati-hati Tawaran Haji Langsung Berangkat, Kemenag: Yang Pakai Visa Non-haji
AFP/ABDEL GHANI BASHIR
HAJI ILEGAL - Ilustrasi peziarah Muslim yang tiba berjalan di Masjidil Haram di kota suci Mekkah Arab Saudi pada 4 Juni 2024 menjelang ibadah haji tahunan. Kemenag minta waspadai ibadah haji yang tak pakai visa haji. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Agama (Kemenag) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai penawaran ibadah haji tanpa antre yang menggunakan visa non-haji.

Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kemenag, Akhmad Fauzin, mengungkapkan banyak modus penipuan berkedok haji tanpa mengantre.

"Jangan tergiur dengan tawaran haji tanpa antre, haji langsung berangkat, atau haji tanpa daftar resmi," kata Fauzin dalam konferensi pers daring, Senin (5/5/2025).

Dirinya menekankan bahwa ibadah haji hanya sah dilakukan dengan menggunakan visa haji resmi yang diterbitkan Pemerintah Arab Saudi.

Menurutnya, visa ziarah, kerja, atau turis tidak berlaku untuk digunakan berhaji.

“Siapa pun yang kedapatan berhaji tanpa visa haji resmi akan dikenai sanksi tegas, seperti penahanan, deportasi, hingga larangan masuk ke Arab Saudi selama beberapa tahun ke depan,” ujarnya.

Fauzin mengimbau masyarakat agar selalu memastikan bahwa visa yang dikantongi sebelum berangkat ke Tanah Suci adalah visa haji.

Rekomendasi Untuk Anda

Ia juga mendorong agar praktik-praktik penipuan seperti ini segera dilaporkan kepada pihak berwenang.

“Mari kita jaga kemurnian ibadah ini dan lindungi sesama dari jeratan oknum yang tidak bertanggung jawab,” ajaknya.

Dalam kesempatan yang sama, Kemenag juga melaporkan perkembangan kedatangan jemaah haji Indonesia.

Hingga Senin, 5 Mei 2025 pukul 08.00 WIB, sebanyak 22.301 jemaah dari 57 kloter telah tiba di Arab Saudi.

Hari ini, 5.114 jemaah dari 13 kloter akan diberangkatkan dari berbagai embarkasi menuju Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) di Madinah.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas