Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Standarisasi Kompetensi Lewat Pendidikan, Arah Baru Industri Umrah dan Haji

Asosiasi Milenial Umrah Haji Indonesia (AMUHI) menginisiasi penguatan SDM melalui pengembangan platform pendidikan

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Wahyu Aji
zoom-in Standarisasi Kompetensi Lewat Pendidikan, Arah Baru Industri Umrah dan Haji
Istimewa
STANDARISASI KOMPETENSI - Peserta AMUHI Academy mengikuti sesi pembelajaran sebagai bagian dari penguatan kompetensi dan profesionalisme penyelenggara perjalanan ibadah. Program dirancang untuk membekali peserta dengan kompetensi, etika, dan literasi digital industri Umrah dan Haji. (HO/IST) 
Ringkasan Berita:
  • Industri Umrah–Haji membutuhkan SDM terdidik dan berstandar akibat persaingan ketat dan tuntutan kualitas layanan jamaah yang semakin tinggi.
  • Pelatihan konvensional tidak lagi cukup, diperlukan sistem pendidikan berkelanjutan yang adaptif terhadap teknologi, regulasi, dan etika pelayanan.
  • AMUHI melalui AMUHI Academy mendorong profesionalisasi industri lewat pendidikan dan sertifikasi kompetensi terukur bagi penyelenggara perjalanan ibadah.

 

Hasiolan EP/Tribunnews.com

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Perkembangan industri perjalanan ibadah dalam beberapa tahun terakhir menuntut pendekatan baru dalam pengelolaan sumber daya manusia.

Persaingan yang semakin ketat dan meningkatnya ekspektasi jamaah terhadap kualitas layanan mendorong kebutuhan akan penyelenggara yang tidak hanya cakap secara operasional, tetapi juga memiliki kompetensi edukatif, etik, dan manajerial yang terstandar.

Industri ini membutuhkan SDM yang dibekali pemahaman menyeluruh, mulai dari etika pelayanan, literasi digital, manajemen pengetahuan, hingga kemampuan membangun kepercayaan publik.

Dalam konteks tersebut, pendidikan dan pelatihan berkelanjutan menjadi instrumen utama untuk memastikan industri bertumbuh secara profesional dan berkelanjutan.

Seiring meningkatnya jumlah penyelenggara perjalanan Umrah dan Haji dari kalangan muda, kebutuhan akan sistem pembinaan yang terstruktur, adaptif terhadap teknologi, dan berbasis kompetensi semakin mendesak.

Rekomendasi Untuk Anda

Model pelatihan konvensional dinilai tidak lagi memadai untuk menjawab kompleksitas industri yang terus berkembang.

Transformasi pembelajaran kini menuntut sistem yang fleksibel, terukur, terakreditasi, dan mudah diakses.

Selain penguasaan aspek teknis, pelaku industri juga dituntut memahami sistem digital, keamanan data, manajemen layanan berbasis platform, serta dinamika regulasi yang terus berubah.

Pendidikan menjadi fondasi utama untuk membentuk penyelenggara yang profesional dan bertanggung jawab.

Menjawab kebutuhan tersebut, Asosiasi Milenial Umrah Haji Indonesia (AMUHI) menginisiasi penguatan SDM melalui pengembangan platform pendidikan dan sertifikasi modern.

Berdiri pada 2025 dan berbasis di Jakarta Selatan, AMUHI memosisikan diri sebagai ekosistem pembelajaran bagi para penyelenggara perjalanan ibadah yang berorientasi pada masa depan.

Sebagai asosiasi yang mengedepankan profesionalisasi, AMUHI menempatkan pendidikan sebagai pilar utama dalam membangun industri ibadah yang aman, kredibel, dan berdaya saing.

Pendekatan ini selaras dengan visi organisasi untuk mendorong lahirnya penyelenggara yang tidak hanya kompeten secara bisnis, tetapi juga matang secara etik dan institusional.

Standarisasi Kompetensi

Langkah strategis tersebut diwujudkan melalui peluncuran AMUHI Academy, sebuah learning and certification hub resmi bagi pelaku industri perjalanan ibadah.

Program ini menjadi implementasi nyata dari misi AMUHI untuk mengedukasi dan melatih anggota melalui sistem pembelajaran cerdas dan sertifikasi berbasis kompetensi.

AMUHI Academy dirancang sebagai platform pendidikan modern yang mengintegrasikan pembelajaran daring dan luring, sertifikasi berbasis sistem, serta standarisasi kompetensi yang terukur.

Model ini memungkinkan proses peningkatan kapasitas SDM dilakukan secara berkelanjutan, sistematis, dan relevan dengan kebutuhan industri.

Melalui ekosistem pembelajaran tersebut, AMUHI mendorong peningkatan profesionalisme anggota, penguatan literasi teknologi, pemahaman tata kelola layanan, serta internalisasi nilai-nilai etik sebagai fondasi utama kepercayaan jamaah.

Ketua Umum AMUHI, Antar Helmi, menegaskan bahwa kualitas pendidikan dan kompetensi penyelenggara merupakan faktor kunci bagi keberlanjutan industri perjalanan ibadah.

“AMUHI Academy kami rancang sebagai ruang pembelajaran profesional bagi SDM industri. Fokusnya bukan hanya pada aspek komersial, tetapi pada pembentukan karakter, etika, dan kompetensi dalam menjalankan amanah pelayanan jamaah,” ujar Helmi, Kamis (25/12/2025)

Pendekatan edukatif ini menempatkan pelayanan ibadah sebagai proses pembelajaran nilai—kejujuran, transparansi, dan tanggung jawab—yang harus dijalankan dengan standar kompetensi yang jelas dan terukur.

"Ke depan, AMUHI menargetkan AMUHI Academy berkembang sebagai center of excellence pendidikan industri perjalanan ibadah di tingkat nasional," kata Helmi. 

Program ini diharapkan menjadi rujukan dalam standarisasi kompetensi penyelenggara, sekaligus mendukung regulator, pelaku usaha, dan masyarakat dalam menciptakan ekosistem Umrah dan Haji yang profesional dan terpercaya.

Baca juga: Incar Potensi 33 Juta Jemaah Baru, BPKH Minta Bank Haji Inovasi Himpun Dana Haji 

"Melalui penguatan pendidikan dan kualitas SDM, AMUHI berupaya membangun masa depan industri perjalanan ibadah yang lebih terdidik, adaptif terhadap transformasi digital, serta berorientasi pada pelayanan yang berintegritas," katanya.

Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas