Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Update Haji: 34 Ribu Jemaah Indonesia Tiba di Makkah, Siap Umrah Wajib!

Alhamdulillah! 34 ribu jemaah haji Indonesia sudah tiba di Makkah. Bersiap jalani umrah wajib, petugas imbau jemaah jaga kesehatan.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Fahdi Fahlevi
zoom-in Update Haji: 34 Ribu Jemaah Indonesia Tiba di Makkah, Siap Umrah Wajib!
Media Center Haji 2026/Sri Juliati
KEDATANGAN JEMAAH HAJI — Petugas haji mendorong jemaah asal Embarkasi Yogyakarta Kloter 1 setibanya di Makkah, Kamis (30/4/2026). Hingga Rabu (6/5/2026), dilaporkan sekitar 34 ribu jemaah Indonesia telah memadati Makkah dan siap menjalani umrah wajib. 
Ringkasan Berita:
  • Sebanyak 88 kloter jemaah haji Indonesia telah bergeser dari Madinah dan tiba di Makkah.
  • Total 34.244 jemaah mulai melaksanakan rangkaian umrah wajib sebagai persiapan menuju puncak haji.
  • Hingga hari ke-16 operasional, pemerintah terus memperkuat layanan bimbingan ibadah dan kesehatan.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Pergerakan jemaah haji Indonesia menuju Makkah terus berlangsung secara masif. Hingga Rabu (6/5/2026), Kementerian Haji dan Umrah melaporkan sebanyak 34.244 jemaah haji asal Indonesia telah tiba di Kota Suci Makkah untuk melaksanakan rangkaian umrah wajib.

Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah, Suci Annisa, mengungkapkan puluhan ribu jemaah tersebut tergabung dalam 88 kelompok terbang (kloter).

Kedatangan mereka didampingi oleh 352 petugas guna memastikan kelancaran proses ibadah.

"Hingga saat ini, ada 88 kloter dengan 34.244 jemaah dan 352 petugas telah tiba di Makkah untuk melaksanakan umrah wajib dan mempersiapkan diri menuju puncak ibadah haji," ujar Suci dalam konferensi pers virtual.

Pergerakan Bertahap dari Madinah

Memasuki hari ke-16 operasional haji, gelombang kedatangan jemaah dari Madinah menuju Makkah dilakukan secara bertahap.

Data per 5 Mei 2026 mencatat sebanyak 92.739 jemaah dan 952 petugas sudah berada di Madinah untuk menempati akomodasi yang tersedia sebelum bergeser ke Makkah.

Suci menekankan bahwa seluruh mobilisasi jemaah diatur dengan mengedepankan aspek keamanan.

Rekomendasi Untuk Anda

"Seluruh proses ini dilakukan untuk memastikan kenyamanan, keamanan, dan keselamatan bagi jemaah dalam menjalankan ibadah," jelasnya.

Baca juga: Jemaah Haji Asal Bogor Meninggal, Total 10 Warga Indonesia Wafat di Saudi

Fokus Layanan dan Kesehatan

Selain fokus pada mobilisasi, pemerintah memberikan perhatian khusus pada bimbingan ibadah dan perlindungan jemaah.

Kualitas layanan kesehatan juga terus dipantau guna memastikan fisik jemaah tetap bugar menjelang puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

Dengan masuknya jemaah ke Makkah, intensitas aktivitas spiritual di Masjidil Haram diprediksi akan terus meningkat seiring kedatangan kloter-kloter berikutnya dari tanah air maupun Madinah.

Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas