Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Jemaah Haji Reguler Akan Menginap di Hotel Berbintang ,Dekat Masjid Nabawi yang Biasa untuk ONH Plus

Sebanyak 16.904 jemaah haji reguler Indonesia akan menempati hotel berbintang di Madinah dekat dengan Masjid Nabawi saat berada di Madinah.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Fahdi Fahlevi
zoom-in Jemaah Haji Reguler Akan Menginap di Hotel Berbintang ,Dekat Masjid Nabawi yang Biasa untuk ONH Plus
Media Center Haji 2026
KAMAR JEMAAH HAJI - Sebanyak 16.904 jemaah haji reguler Indonesia akan menempati hotel berbintang di Madinah dekat dengan Masjid Nabawi saat berada di Madinah. 
Ringkasan Berita:
  • Sebanyak 16.904 jemaah haji reguler Indonesia akan menempati hotel berbintang di Madinah
  • Lokasi hotel ini dekat dengan Masjid Nabawi saat berada di Madinah
  • Jemaah haji reguler dari Indonesia akan menempati hotel Millennium, Hilton, Makarem, dan Front Taiba yang selama ini lebih dikenal sebagai akomodasi bagi jemaah haji khusus.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sebanyak 16.904 jemaah haji reguler Indonesia akan menempati hotel berbintang empat dan lima yang berlokasi dekat dengan Masjid Nabawi saat berada di Madinah

Hotel-hotel tersebut antara lain Millennium, Hilton, Makarem, dan Front Taiba yang selama ini lebih dikenal sebagai akomodasi bagi jemaah haji khusus.

Baca juga: Detik-detik Evakuasi Jemaah Haji Indonesia saat Kebakaran Hotel di Makkah, Turun Via Tangga Darurat

"Ini menjadi salah satu peningkatan layanan yang patut disyukuri. Untuk pertama kalinya dalam penyelenggaraan haji Indonesia, puluhan ribu jemaah reguler dapat menikmati hotel berbintang empat dan lima yang lokasinya sangat dekat dengan Masjid Nabawi," kata Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, melalui keterangan tertulis, Minggu (7/6/2026).

Hotel-hotel yang memiliki akses terdekat ke Masjid Nabawi, kata Dahnil, akan diprioritaskan bagi jemaah lanjut usia, penyandang disabilitas, dan jemaah berkebutuhan khusus. 

Kebijakan tersebut dilakukan untuk mendukung penyelenggaraan haji yang ramah lansia dan inklusif.

"Kita ingin memastikan kelompok rentan mendapatkan kemudahan akses beribadah serta kenyamanan selama berada di Madinah," ujarnya.


Layanan Kunjungan ke Raudhah 

ROMBONGAN jemaah calon haji (JCH) Indonesia saat melaksanakan Ziarah ke Makam Nabi Muhammad SAW dan Raudhah di Masjid Nabawi Madinah, Seni 13 Mei 2024 malam Waktu Arab Saudi (WAS).
ROMBONGAN jemaah calon haji (JCH) Indonesia saat melaksanakan Ziarah ke Makam Nabi Muhammad SAW dan Raudhah di Masjid Nabawi Madinah, Seni 13 Mei 2024 malam Waktu Arab Saudi (WAS). (SERAMBINEWS.COM/MCH 2024)
Rekomendasi Untuk Anda

Selain menyiapkan akomodasi, pemerintah juga menyediakan berbagai layanan pendukung ibadah bagi jemaah selama berada di Madinah

Layanan tersebut meliputi fasilitasi kunjungan ke Raudhah, pelaksanaan Arbain, hingga ziarah ke sejumlah situs bersejarah.

"Raudhah difasilitasi oleh Daerah Kerja Madinah. Begitu juga ziarah ke Masjid Quba, Jabal Uhud, dan lokasi bersejarah lainnya. Semua disiapkan untuk memberikan kemudahan kepada jemaah," kata Dahnil.

Dahnil menegaskan seluruh layanan bagi jemaah haji Indonesia gelombang kedua yang akan tiba di Madinah telah siap, mulai dari akomodasi, konsumsi, transportasi, hingga layanan kesehatan.

Ia berharap peningkatan kualitas layanan yang diberikan tahun ini dapat memberikan kenyamanan lebih bagi jemaah setelah menyelesaikan rangkaian puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas