Menhaj Minta Calon Jemaah Haji 2027 Persiapkan Kesehatan & Kebugaran Fisik Secara Matang
Gus Irfan meminta calon jemaah haji Indonesia yang akan berangkat pada musim haji 2027 untuk mempersiapkan diri secara lebih matang.
Penulis:
Fahdi Fahlevi
Editor:
Dewi Agustina
Ringkasan Berita:
- Menteri Haji dan Umrah Irfan Yusuf meminta calon jemaah haji Indonesia yang akan berangkat pada musim haji 2027 untuk mempersiapkan diri secara lebih matang, terutama dari sisi kesehatan dan kebugaran fisik.
- Menurut Gus Irfan, persiapan haji tahun 2027 mendatang tidak hanya terkait pemahaman manasik dan fikih haji.
- Perlu juga kesiapan kondisi tubuh sebelum keberangkatan haji.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Haji dan Umrah Irfan Yusuf atau Gus Irfan meminta calon jemaah haji Indonesia yang akan berangkat pada musim haji 2027 untuk mempersiapkan diri secara lebih matang, terutama dari sisi kesehatan dan kebugaran fisik.
Menurutnya, petugas haji banyak menghadapi persoalan kesehatan jemaah selama penyelenggaraan ibadah di Tanah Suci.
Baca juga: Kemenhaj Ungkap Sejumlah Bagasi Jemaah Haji Belum Terangkut dari Arab Saudi Saat Pulang ke Indonesia
"Untuk calon jemaah haji kita yang akan berangkat tahun 2027 ini, harapan kita, permintaan kita, pesan kita, satu persiapkan sebaik-baiknya," kata Gus Irfan saat menyambut kedatangan anggota Musyrif Dini di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Selasa (9/6/2026).
Gus Irfan menjelaskan persiapan haji tahun 2027 mendatang tidak hanya terkait pemahaman manasik dan fikih haji.
Menurutnya, perlu juga kesiapan kondisi tubuh sebelum keberangkatan haji.
"Persiapan ini persiapan tentang manasik fikihnya, yang kedua persiapan tentang fisiknya. Tahun ini kami agak kewalahan dengan faktor kesehatan jemaah. Oleh karena itu kami minta sekali lagi jemaah haji kita selain mempersiapkan manasik fikihnya juga manasik persiapan fisiknya," ujarnya.
Menurut Gus Irfan, ibadah haji merupakan rangkaian ibadah yang membutuhkan ketahanan fisik.
Jemaah, kata Gus Irfan, harus menjalani berbagai aktivitas dengan mobilitas tinggi dalam kondisi cuaca yang ekstrem.
"Fisik juga sangat diperlukan karena jemaah haji ibadah haji ini diperlukan persiapan fisik juga," katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Irfan juga menyambut kepulangan sebagian anggota Musyrif Dini yang bertugas mendampingi penyelenggaraan haji tahun ini.
Musyrif Dini terdiri atas para kiai dan ulama yang dilibatkan Kementerian Haji untuk memastikan pelaksanaan ibadah jemaah sesuai dengan ketentuan syariat Islam.
"Kami memastikan semua ritual dan kegiatan para haji kita memang sesuai dengan aturan-aturan yang telah ditentukan dalam agama," ujar Irfan.
Ia menegaskan, keberadaan Musyrif Dini menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan haji karena bertugas mengawal seluruh proses ibadah agar berjalan sesuai tuntunan agama.
"Mereka ini kami ajak bergabung dalam Musyrif Dini ini untuk memastikan bahwa semua kegiatan, semua ritual haji kita memang sesuai dengan apa yang telah menjadi ketentuan-ketentuan agama," katanya.
Selain itu, Gus Irfan memastikan koordinasi antara petugas haji di Arab Saudi dan petugas embarkasi di Indonesia tetap berlangsung hingga seluruh jemaah benar-benar kembali ke daerah masing-masing.
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.