Menuju Manajemen Air Perkotaan Terpadu di Semarang
Sejumlah peneliti sedang memaparkan hasil temuannya kepada wartawan dalam Analisis Praktis Tata Kelola Air Tanah menuju Manajemen Air Perkotaan Terpadu di Semarang Ground Up adalah konsorsium yang terdiri dari universitas Belanda (University of Amsterdam dan IHE-Delft Institute for Water Education), universitas di Indonesia (Universitas Gadjah Mada/UGM, Universitas Diponegoro, dan Unika Soegijapranata, Semarang), dan Lembaga Swadaya Masyarakat/LSM (Amarta Institute for Water Literacy dan Koalisi Rakyat untuk Hak atas Air/KRuHA) yang berlangsung di Anak Panah Cafe Kota Semarang, Jum'at (31/01/20). Konsorsium ini sedang melakukan penelitian di Semarang dengan tema Analisis Praktis Tata Kelola Air Tanah menuju Manajemen Air Perkotaan Terpadu di Semarang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi, mengetes, dan mengevaluasi kemungkinan-kemungkinan praktis untuk perpaduan aliran air tanah dan aliran air permukaan yang lebih berkeadilan dan lestari. Riset ini dibiayai oleh Netherlands Organisation for Scientific Research (NOW, Lembaga Belanda untuk Riset dan Pengetahuan) dengan Ristekdikti (Kementerian Riset dan Pendidikan Tinggi, Indonesia). (Tribun Jateng/Hermawan Handaka)
