Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Images
LIVE ●

Etika dan Budaya Berkomunikasi di Era Digital, Foto 1 #1894807 - TribunNews.com

Etika dan Budaya Berkomunikasi di Era Digital

zoom-in Etika dan Budaya Berkomunikasi di Era Digital

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kementerian Kominfo) bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) adakan seminar online mengangkat tema "Etika dan Budaya Berkomunikasi di Era Digital", Kamis (23/9/2021) dikemas melalui platform zoom meeting. Seminar manghadirkan tiga pembicara diantaranya, Fadhlullah, S.E (Anggota Komisi I DPR RI), Semuel Abrijani Pangerapan, B.Sc. (Dirjen Aplikasi Informatika (APTIKA) Kementerian Kominfo RI) dan Effendi Gazali, M.Si, MPS ID, Ph.D (Peneliti Algoritma Komunikasi).  Seminar ini merupakan dukungan Kominfo terhadap Program Literasi Digital yang melibatkan berbagai elemen masyarakat yang bertujuan salah satunya adalah untuk memberikan edukasi, informasi kepada masyarakat untuk lebih mengoptimalkan pemanfaatan internet sebagai sara edukasi dan bisnis. Sesi paparan diawali oleh video dari Semuel yang mengatakan bahwa Kementerian Kominfo mengajak masyarakat untuk ikut serta dalam transformasi digital Indonesia dengan mengembangkan kemampuan literasi digitalnya. Berlanjut paparan Fadhlullah, menyampaikan bahwa etika adalah mempelajari ilmu atau sifat seseorang, baik dan buruknya. Dalam beretika tentu ada sisi positif dan negatifnya. Di era digital ini menjadikan yang lambat menjadi cepat, seperti dapat melakukan video call dengan keluarga yang jauh dan menyampaikan kepada masyarakat bahwa Undang-Undang terkait Perlindungan Data Pribadi akan segera diselesaikan. Paparan Effendi, menjelaskan "Terkait waktu saat ini yang sangat diatur oleh algoritma media sosial. Cara seseorang berkomunikasi didorong oleh algoritma yang tidak selamanya dapat dikontrol. Algoritma itu seperti ketika membuka suatu web terdapat berita atau iklan yang datang sendiri karena mereka tahu apa yang sebelumnya dibuka dan akan diarahkan sesuai algoritmanya. Proses literasi digital sangat panjang yang hilang etikanya, tetapi yang bisa ditumbuhkan bersama adalah empati pada pendidikan, nilai agama yang harus ditinggalkan budaya berorientasi konflik". TRIBUNNEWS.COM/IST

Editor
Byline/Fotografer
IST/HO
Byline Title
IST/HO
Credit
TRIBUNNEWS.COM
Source
TRIBUNNEWS.COM
Copyright
TRIBUNNEWS.COM
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas