Kowantara Bersama RumaTani Berbagi di Jumat Nikmat
JUMAT NIKMAT - Salah satu UMKM yang terkena imbas pandemi dan penerapan PPKM di Jawa-Bali adalah Warung Tegal (Warteg). Banyak warteg yang harus tutup saat penerapan PPKM ini. Tak tanggung-tanggung, 50 persen warteg di Jakarta harus tutup dan yang masih bisa bertahan, omzetnya anjlok hingga 90 persen. "50 persen warteg di Jakarta tutup. Penyebabnya, mayoritas pelanggan warteg yang karyawan kantoran saat pandemi Covid-19 diharuskan bekerja di rumah alias Work From Home (WFH). Hal itulah yang membuat pelanggan warteg terus menurun drastis dan banyak yang tutup," terang Ketua Umum Koperasi Warteg Nusantara (Kowantara), Mukroni didampingi Chief Brand Officer RumaTani, Adhinugraha dan CEO RumaTani, Edwin Rahmat disela-sela pembagian nasi box dalam acara 'Jumat Nikmat' bersama RumaTani, Jumat (27/8/2021) yang berlangsung dikawasan Mampang Prapatan Jakarta. "Kami percaya, kalau kita nolong orang, maka Allah akan nolong kita, Nabi juga bilang gitu, yang mempermudah urusan orang akan dipermudah urusannya oleh Allah," tutup Mukroni. Dalam program ini Kowantara mendapat dukungan RumaTani, sebuah perusahaan rintisan berbasis aplikasi yang juga turut peduli dengan UMKM khususnya warteg dan bisnis F&B. TRIBUNNEWS.COM/FX ISMANTO
#Jumat Nikmat
#Koperasi Warteg Nusantara (Kowantara)
#Ketum Kowantara Mukroni
#Chief Brand Officer RumaTani Adhinugraha
#CEO RumaTani Edwin Rahmat
#Bagi Nasi Kotak
