Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Seh Daeng, Panglima Kaus Merah Akhirnya Tewas

Seorang jenderal yang membelot dan mendukung kelompok anti-pemerintah dari kubu Kaus Merah, dikabarkan meninggal setelah terluka oleh peluru seorang penembak jitu saat aksi protes pekan lalu. Demikian dikonfirmasi pejabat rumah sakit, Senin (17/5/2010).

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Iwan Apriansyah
TRIBUNNEWS.COM, BANGKOK - Seorang jenderal yang membelot dan mendukung kelompok anti-pemerintah dari kubu Kaus Merah, dikabarkan meninggal setelah terluka oleh peluru seorang penembak jitu saat aksi protes pekan lalu. Demikian dikonfirmasi pejabat rumah sakit, Senin (17/5/2010).

Mayjen Khattiya Sawasdipol adalah seorang jenderal pemberontak dan lebih dikenal sebagai Seh Daeng, yang berarti Panglima Merah.

Tertembaknya Seh Daeng pada Kamis lalu telah menyebabkan ketegangan meningkat di Bangkok. Setelah ditembak dan terluka oleh peluru penembak jitu tersebut, Sang Panglima Kaus Merah itu sempat dirawat di rumah sakit dalam kondisi kritis.

Seh Daeng meninggal setelah empat hari bentrokan antara demonstran anti-pemerintah dan pasukan keamanan yang telah menewaskan 35 orang. Dalam dua hari ini, tercatat 11 orang tewas dalam bentrokan di Bangkok.

Bangkok Diliburkan
Pemerintah Thailand mengumumkan liburan pada Senin dan Selasa untuk menjamin keamanan publik setelah aksi protes melumpuhkan pusat kota. "Situasi ini tampak tidak akan menjadi lebih baik," kata  wartawan CNN, Dan Rivers, Senin pagi.

Setidaknya sembilan kedutaan besar internasional di Bangkok, seperti Amerika Serikat, Inggris, Belgia, Kanada, Jerman, Jepang, Selandia Baru, Swedia, dan Australia, mengatakan tetap akan menutup kantor mereka sampai Selasa. (CNN)

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas