Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
2 - 0
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
2 - 1
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Pemilik Ponsel Wajib Daftar Anti Pornografi

Pemerintah China mengeluarkan peraturan yang mengharuskan para pengguna telepon genggam (ponsel) mendaftar identitas diri mereka.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: OMDSMY Novemy Leo
TRIBUNNEWS.COM, CHINA --- Pemerintah China mengeluarkan peraturan yang mengharuskan para pengguna telepon genggam (ponsel) mendaftar identitas diri mereka.

Peraturan ini bertujuan untuk keamanan dan anti pornografi. Dan peraturan ini dinilai beberapa kalangan sebagai cara baru pemerintah untuk mengawasi warganya.

Pemerintah China, seperti dikutip dari koran China Daily, menggunakan peraturan ini untuk mengatasi banyaknya pesan atau data berbau pornografi dan penipuan.

Peraturan itu diterapkan sejak Rabu, 1 September 2010, dan berlaku bagi siapa saja, baik warga maupun pendatang, termasuk juga bagi mereka yang hanya singgah.

Peraturan ini juga diterapkan oleh banyak negara di Eropa dan Asia untuk mengantisipasi aksi teror melalui telepon atau penjualan obat-obatan terlarang.

Namun aktivis HAM China melihatnya secara berbeda. Mereka menganggap ini adalah cara baru China untuk melacak mereka yang secara spontan ikut dalam sebuah protes.

“Menurut saya pemerintah telah mengambil pelajaran dari aktivis Iran yang menyampaikan protesnya melalui sms dan Twitter sehingga tergalang dukungan dan mereka melakukannya atas dasar stabilitas sosial,” ujar koordinator riset Pembela HAM China, Wang Songlian.

Dia menambahkan bahwa peraturan ini salah satu bentuk ketatnya kendali pemerintah atas teknologi komunikasi. Sebelumnya, China telah melakukan sensor terhadap situs internet yang dianggapnya mengganggu pemerintah, termasuk diantaranya adalah Twitter, Facebook dan Youtube.

Rekomendasi Untuk Anda

China memiliki lebih dari 800 juta nomor telepon genggam yang telah digunakan. Menurut laporan koran The Global Times, sekitar 320 juta dari angka tersebut didaftarkan dengan nama palsu.

Mereka harus mendaftarkan nomornya lagi dengan nama asli sampai pada tahun 2013.  Jika tidak, yang bersangkutan akan ditahan.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas