Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Polisi Antihuru-hara Tembakkan Peluru Karet ke Pengunjuk Rasa

Polisi antihuru-hara menembakkan peluru karet ke arah pengunjuk rasa yang mengatakan akan menjadikan hari Jumat

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Widiyabuana Slay
TRIBUNNEWS.COM - Polisi antihuru-hara menembakkan peluru karet ke arah pengunjuk rasa yang mengatakan akan menjadikan hari Jumat sebagai hari penuh kemarahan. Para pengunjuk rasa di Kairo meminta agar Presiden Hosni Mubarak mengakhiri masa kepemimpinannya selama 30 tahun di negara itu.

Seperti dilansir Reuters, Jumat (28/1/2011), ini satu dari gelombang aksi protes yang mengguncang di kawasan Timur Tengah. Aksi ini dimulai di Tunisia dan diikuti oleh Yaman dan Mesir.

Para pengunjuk rasa itu berkumpul di dekat kediaman presiden yang merupakan milik Mubarak dan di wilayah lain. Polisi menggunakan gas airmata dan water cannon untuk membubarkan demonstran. Sedikitnya 10 ribu pengunjuk rasa melakukan aksinya di seluruh wilayah negara lain.

Pengunjuk rasa berteriak," turunkan Hosni Mubarak, dan menginjak-injak poster presiden setelah pelaksanaan salat Jumat.

Grup Vodafone yang beroperasi di negara itu menyatakan seluruh operator mendapat instruksi memutuskan sementara layanan itu di wilayah tertentu. Langkah ini disebut para aktivis sebagai upaya menghentikan pengunjuk rasa anti-Mubarak melakukan komunikasi.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas