Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Ini Alasan Amerika Kian Intensif Gempur Negeri Khadafi

Militer Amerika menyatakan, perang terhadap rezim Khadafi jauh dari berakhir. Atas hal itu, mereka khawatir terjadinya pertumpahan darah

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Samuel Febriyanto

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Militer Amerika menyatakan, perang terhadap rezim Khadafi jauh dari berakhir. Atas hal itu, mereka khawatir terjadinya pertumpahan darah yang semakin besar.

"Khadafi akan terus membunuh, hingga seluruh pemberontak dilenyapkan," tutur Kepala Staf Gabungan, Adminral Mike Mullen, seperti dikuti kantor berita CNN, Jumat (1/4/2011).

Para pemberontak, yang sudah mengalami kekalahan untuk kesekian kalinya, menurut Mike, menggantungkan harapan mereka terhadap serangan udara Pasukan Koalisi. Untuk itulah, lanjut Mike pihak Koalisi berencana meningkatkan intensitas serangan udara mereka.

"Kami ingin mempercepat ini, agar semuanya cepat selesai," ujarnya.

Sebelumnya, diberitakan, Pemerintah Amerika sudah menerjunkan agen intelijen mereka ke Libya, dengan maksud menjalin kerjasama dengan pemimpin pihak oposisi memberikan perlawanan dengan pasukan pro Khadafi.

Berdasarkan laporan CNN, pasukan pro Khadafi, semakin membabi buta meneror rakyat sipil untuk mengejar para pemberontak.

"Saya takut akan terjadi pembantaian besar-besaran di Mirasta," ujar seorang sumber CNN.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas