Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pemimpin Negara Barat Kembali 'Usir' Khadafi dari Libya

Dalam pernyataan gabungan yang dikeluarkan Amerika Serikat (AS), Inggris, dan Perancis, para pemimpin negara

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Widiyabuana Slay
TRIBUNNEWS.COM - Dalam pernyataan gabungan yang dikeluarkan Amerika Serikat (AS), Inggris, dan Perancis, para pemimpin negara itu mengatakan masa depan Libya tak akan mengikutkan pemimpin mereka, Moammar Khadafi.

Dilansir CNN, Jumat (15/4/2011), para pemimpin dari negara-negara Barat juga meminta agar Khadafi segera meninggalkan negara itu. "Ini tak pernah terpikirkan bagaimana seorang pemimpin ingin membunuh rakyatnya sendiri dan ia bisa ikut membangun di masa depan," demikian isi artikel yang berjudul Libya's Pathway to Peace dan dikeluarkan oleh Presiden Barack Obama, Perdana Menteri Inggris David Cameron, dan Presiden Perancis Nicolas Sarkozy.

"Ini adalah sebuah pengkhianatan," demikian bunyi pernyataan gabungan tersebut. Artikel ini muncul di sejumlah harian di negara-negara tersebut yaitu International Herald Tribune, Le Figaro,dan Times of London.

Pernyataan ini dikirimkan ke media tersebut oleh pihak Gedung Putih. "Karena Khadafi sudah kehilangan perhatian atas warganya maka segala bentuk apapun yang membiarkannya tetap berada dalam kekuasaan akan menimbulkan kekacauan dan tak berhukum," demikian kelanjutan isi pernyataan bersama itu.

Pernyataan serupa dikeluarkan Obama dan beberapa pemimpin negara-negara Barat sebelum penyerangan dilakukan terhadap Libya.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas