Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Dirudal, Presiden Yaman Hanya Alami Luka Ringan

Serangan yang menewaskan tujuh petugas Istana Yaman, tak membuat Presiden Yaman Ali Abdullah Saleh terluka parah.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Ade Mayasanto

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Andri Malau

TRIBUNNEWS.COM, SANAA - Serangan yang menewaskan tujuh petugas Istana Yaman, tak membuat Presiden Yaman Ali Abdullah Saleh terluka parah. Saat menyampaikan pidato, Saleh memastikan dirinya dalam kondisi sehat dan baik setelah serangan mematikan tersebut.

"Tujuh petugas mati syahid akibat serangan itu," kata Presiden Yaman Ali Abdullah Saleh di Sanaa, Jumat (3/6/2011).

Sebagaimana dikabarkan, serangan rudal meledakkan sebuah masjid di kompleks istana presiden. Saat itu, Saleh berada di mesjid untuk menunaikan ibadah sholat.

Menurut keterangan yang dirilis kepresidenan Yaman, setidaknya tiga penjaga dan Sheikh Ali Muhsin al-Matari, seorang imam di masjid kompleks presiden itu, meninggal. "Beberapa pejabat lainnya dan petugas luka-luka," ungkap kantor berita Yaman Saba.

"Saat kejadian itu, Presiden dibawa ke rumah sakit kementerian pertahanan dan harus dirawat karena luka ringan itu," kata para pejabat, dikutip dari Al Jazeera.

Laporan awal dari serangan istana sempat mengisyaratkan kemungkinan akan kematian presiden Yaman.

Rekomendasi Untuk Anda

Sementara, Abdu Al Jandi, wakil menteri informasi, mengatakan tidak ada yang mempengaruhi kesehatannya. Disebutkan, penyelidikan tentang aksi ini, telah dilakukan pihak keamanan.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas