Khadafi Tergila-gila, Condoleezza Rice Ketakutan
Mantan Menteri Luar Negeri AS, Condoleezza Rice, yang pernah bertemu Muammar Khadafi pada September 2008
Penulis:
Widiyabuana Slay
TRIBUNNEWS.COM - Mantan Menteri Luar Negeri AS, Condoleezza Rice, yang pernah bertemu Muammar Khadafi pada September 2008 mengatakan jika obsesi yang dimiliki mantan pemimpin Libya itu sungguh menakutkan. Demikian dilansir Sydney Morning Herald, Jumat (4/11/2011).
Dalam bukunya yang berjudul No Higher Honor: A Memoir of My Years in Washington, Rice mengatakan bagaimana sang diktator yang eksentrik memainkan video yang berisi gambar dirinya. Video itu diberi musik dan ditulis seorang komposer Libya berjudul African Flower in the White House.
Saat diwawancarai CNN, Rice mengaku lega ketika video itu ternyata tak vulgar. Khadafi meninggal akibat luka tembak setelah ditangkap para pemberontak yang kemudian menggulingkan rezimnya melalui perlawanan yang dimulai pada awal tahun ini.
Ketika para pemberontak menguasai tempat tinggal Khadafi di Tripoli mereka menemukan buku yang berisi foto Rice, perempuan keturunan Afrika-Amerika pertama yang menjadi menteri luar negeri dan menjabat mulai tahun 2005-2009.
Ia menggambarkan foto album itu luar biasa, aneh, dan sedikit menakutkan. "Saya sebenarnya tahu ia memiliki hal itu tentang saya. Namun tugas saya ke sana melakukan tugas diplomatik dan kemudian pergi," jelas Rice.
"Namun, harus saya katakan jika ada saat menakutkan ketika ia mengatakan memiliki video (tentang saya). Saya senang ternyata tidak ada apa-apa," katanya, lagi.