Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Menuju Kick-Off
00
Hari
00
Jam
00
Menit
00
Detik
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Model Spanyol Mengaku Diperkosa Pangeran Arab Saudi

Seorang wanita berusia 23 tahun, berkebangsaan Spanyol dan Jerman, mengaku diperkosa oleh salah satu orang terkaya di dunia, yaitu

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Johnson Simanjuntak

TRIBUNNEWS.COM,  IBIZA - Seorang wanita berusia 23 tahun, berkebangsaan Spanyol dan Jerman, mengaku diperkosa oleh salah satu orang terkaya di dunia, yaitu Pangeran Arab Saudi, Alwaleed Bin Talal.

Hal Itu ia katakan ketika bersaksi dalam persidangan yang digelar di Kota Ibiza, Spanyol, Kamis (15/12/2011), atas permintaan jaksa Spanyol.

Dalam sidang, wanita yang mengaku berprofesi sebagai model tersebut, mengungkapkan dirinya diperkosa ketika ia tengah berada di sebuah kapal pesiar, yang tengah berlabuh di Ibiza, Spanyol, pada tahun 2008, seperti diungkapkan oleh Juru Bicara Persidangan, seperti dilansir dari CNN, Kamis siang.

Namun informasi lebih detail mengenai insiden tersebut tidak diketahui, menyusul tertutupnya ruang persidangan dari para kuli tinta.

Wanita yang diduga menjadi korban pemerkosaan Pangeran Arab tersebut, tiba di gedung pengadilan mengenakan topi hitam dan kacamata hitam, guna menyembunyikan wajahnya dari jepretan kamera wartawan, menurut salah satu pengacaranya, Max Turiel, ibu dari wanita tersebut menemaninya di dalam ruang sidang.

Akan tetapi Pangeran Arab Saudi tersebut, dan para pengacaranya tidak hadir di persidangan. Namun sebelumnya ia menyatakan dirinya tidak bersalah, ia menuding orang lain yang mengaku-ngaku menjadi dirinyalah yang memperkosa wanita tersebut.

Dalam sidang yang berlangsung selama dua jam tersebut,
Majelis Hakim perkara melakukan pemeriksan terhadap jaksa yang menangani kasus tersebut.

Hakim tersebut meminta kepada jaksa untuk mengirim tim, ke Arab Saudi, untuk memintai keterangan sang pangeran.

Perlu diketahui Wanita tersebut, melaporkan pemerkosaan yang dialaminya setahun yang lalu, tepatnya pada bulan  Agustus 2008, namun hakim menolak menyidangkan perkara tersebut, karena kurangnya barang bukti.

Wanita tersebut kemudian mengajukan banding ke pengadilan tertinggi, dimana dalam putusannya Mahkamah Pulau Balearic, memerintahkan kepada Pengadilan Negeri (PN) Ibiza untuk membuka kembali penyelidikan.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas