Wartawan Prancis Minta Dievakuasi dari Suriah
Edith Bouvier meminta bantuan medis secepatnya untuk membawanya keluar dari Homs.
Penulis:
Budi Prasetyo
TRIBUNNEWS.COM DAMSYIK -Edith Bouvier meminta bantuan medis secepatnya untuk membawanya keluar dari Homs.
Edith Bouvier, seorang wartawan Prancis mengalami luka parah saat meliput pertempuran di Homs meminta untuk segera di evakuasi dari Suriah.
Dalam insiden pertempuran di pinggir kota Baba Amr itu wartawan lainnya Marie Colvind dan Remi Ochlik tewas terbunuh.
Permintaan evakuasi disampaikan Edith Bouvier yang dilansir BBC dalam sebuah video internet yang diunggah aktivis oposisi, dia mengatakan mengalami patah tulang paha dan butuh operasi segera.
Bouvier mengatakan dia membutuhkan gencatan senjata dan kendaraan medis untuk bisa membawanya ke perbatasan Libanon.
Dalam videonya, Bouvier memuji dokter yang merawatnya dan mengatakan mereka melakukan yang terbaik yang bisa mereka lakukan, tetapi mereka tidak memiliki fasilitas operasi.
Fotografer William Daniels, yang juga seorang Prancis, tampil mendampingi Bouvier dalam video mengatakan meski terluka tetapi wartawan Prancis tersebut tidak kehilangan senyumnya.
Sedangkan William Daniels sendiri mengaku tidak terluka meski juga terjebak dalam pertempuran.
Daniels meminta otoritas Prancis menolong mereka secepatnya, karena kondisi ''yang sangat sulit''.
Tidak ada listrik dan bahan makanan yang cukup, katanya, seraya menambahkan bahwa mereka membutuhkan kendaraan medis secepatnya.
Presiden Prancis Nicola Sarkozy menggecam serangan terhadap wartawan Prancis tersebut.
"Mereka yang melakukan hal tersebut akan membayarnya,'' kata Sarkozi dikutip AFP.