Mohamed Kirim Video Pembunuhan Dirinya ke Al Jazeera?
Sebuah potongan video yang direkam oleh pelaku penembakan di sebuah sekolah Yahudi di Prancis
Editor:
Anwar Sadat Guna
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Samuel Febeiyanto
TRIBUNNEWS.COM - Sebuah potongan video yang direkam oleh pelaku penembakan di sebuah sekolah Yahudi di Prancis, Mohamed Merah, diterima oleh televisi al-Jazeera.
Entah siapa pihak pengirim, namun diketahui Mohamed tewas dalam penggerebekan yang dilakukan polisi, di apartemennya, yang terletak di Kota Tolouse, Prancis, beberapa hari yang lalu.
Menurut pemberitaan BBC, Selasa (27/3/2012), rekaman itu berada di dalam paket, dan dikirimkan ke al-Jazeera pada tanggal 21 Maret 2012, di saat bersamaan polisi mengepung apartemen Mohamed.
Mohamed merupakan seorang warga negara Prancis keturunan Alzajair. Ia tewas ditembak dalam pengepungan polisi, setelah membunuh tiga orang tentara dalam dua peristiwa terpisah, dan tiga orang anak-anak serta seorang guru di sekolah Yahudi.
Dia juga mengeluarkan sesumbar bahwa dia merekam peristiwa penembakan tersebut. Sementara itu, ayah Mohamed mengatakan putranya akan dimakamkan di Aljazair, yang merupakan negara kampung halamannya.
Ia berencana akan menggugat otoritas Prancis atas kematian anaknya, karena menurutnya mereka dapat menangkap anaknya dalam keadaan hidup.
Sebelumnya, kakak laki-laki Merah, Abdelkader Merah, 29 tahun, ditahan atas dugaan terlibat dalam kasus pembunuhan dan pencurian, serta terorisme.
Abdelkader Merah menolak tuduhan tersebut, tetapi mengakui bahwa dia berada di sana ketika adiknya mencuri sekuter yang digunakan dalam serangan. Dia juga membantah merasa bangga terhadap tindakan adiknya.
Mohamed Merah sendiri mengklaim dirinya merupakan anggota al-Qaeda.