Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Incumbent Presiden Prancis Diprediksi Kalah

Kandidat Presiden Prancis, dari Partai Sosialis, Francois Hollande, diperkirakan mampu menyaingi perolehan suara Nicholas Sarkozy

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Gusti Sawabi

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Samuel Febriyanto

TRIBUNNEWS.COM, PARIS - Kandidat Presiden Prancis, dari Partai Sosialis, Francois Hollande, diperkirakan mampu menyaingi perolehan suara rivalnya yaitu incumbent Nicholas Sarkozy, dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) Prancis yang digelar pada hari Minggu (22/4/2012), kemarin.

Dalam penghitungan cepat yang dilakukan oleh media lokal Prancis, Hollande diprediksi akan memperoleh suara lebih dari 28% dibandingkan Sarkozy yang hanya mampu meraup suara 26% saja. Sementara kandidat lainnya yang berasal dari sayap kanan, Marie Le Pen diperkirakan berada di posisi ketiga dengan raihan 19% suara. Seperti diberitakan BBC, Senin (23/4/2012).

Dengan perkiraan itu, maka Sarkozy dan Hollande akan memasuki putaran kedua Pilpres, yang akan diselenggarakan pada 6 Mei 2012 mendatang.

Sarkozy, yang merupakan calon yang diusung dari Kelompok Kanan Tengah, mengklaim, mampu mempertahankan kondisi Prancis yang kuat. Sementara Hollande, menyatakan sudah saatnya, calon dari Kelompok Kiri, memimpin jalannya Pemerintah Prancis.

Keduanya juga sama-sama mengklaim sudah menyiapkan paket perbaikan ekonomi yang dapat membawa perubahan Prancis.

Sarkozy berjanji akan mengurangi defisit anggaran Prancis, dan mengancam keluar dari zona bebas paspor Schengen kecuali anggota lain berbuat lebih banyak untuk mencegah arus imigran dari negara-negara non-Eropa.

Sedangkan Hollande menjanjikan akan menaikkan pajak bagi perusahaan besar dan warga yang mempunyai pendapatan sebesar 1 juta euro per tahun. (bbc)

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas