Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

90 Orang Ditangkap Diduga Terlibat Pornografi Anak

Polisi telah menangkap 190 orang di beberapa negara, atas dugaan terlibat dalam pornografi anak.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Anwar Sadat Guna

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Samuel Febriyanto

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Polisi telah menangkap 190 orang di beberapa negara, atas dugaan terlibat dalam pornografi anak.

Penangkapan itu merupakan bagian dari Operasi Orion, yang digelar di beberapa negara, yaitu Amerika Serikat (AS), Spanyol, Argentina, Inggris, dan Filipina, dan melibatkan polisi setempat dalam penyidikan yang berlangsung berbulan-bulan.

Dalam operasi itu, aparat berwenang juga berhasil menyelamatkan 18 anak dari jaringan prostitusi anak.

Seorang pejabat kepolisian yang bertanggung jawab dalam operasi itu mengatakan, modus yang dipakai pelaku, adalah dengan mengajak chating anak di bawah umur di dunia maya.

"Operasi ini menjadi peringatan bagi siapa pun yang akan berpikir mereka dapat menggunakan internet untuk mengeksploitasi anak-anak, kami akan menemukan Anda, dan Anda akan dituntut," tegas Direktur Imigrasi dan Bea Cukai (ICE) AS, John Morton dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari BBC, Minggu (10/6/2012).

Dalam pernyataan itu juga disebutkan bahwa Operasi Orion difokuskan pada kepemilikan, produksi, dan distribusi pornografi anak di video dan foto.

Rekomendasi Untuk Anda

Mereka yang ditangkap termasuk babysister 35-tahun di Louisiana dicurigai menggunakan seorang anak tujuh tahun untuk membuat pornografi.

"Seorang pria 28-tahun di Michigan ditemukan memiliki lebih dari 1.200 gambar dan 109 video pelecehan seks anak pada komputer dan perangkat media penyimpanan," kata para pejabat.

Delapan orang juga ditangkap di Los Angeles, termasuk satu yang bertemu dengan korbannya yang masih berusia 12 tahun di internet.

KLIK BERITA INTERNASIONAL:

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas