Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 00:00 WIB
Portugal
Portugal
1 - 1
DR Congo
RD Kongo
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 03:00 WIB
England
Inggris
4 - 2
Croatia
Kroasia
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ghana
Ghana
1 - 0
Panama
Panama
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 09:00 WIB
Uzbekistan
Uzbekistan
1 - 3
Colombia
Kolombia
Grup A - Matchday 2
Kamis, 18 Juni 2026 | 23:00 WIB
Czechia
Ceko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Penjara Dibom, 14 Napi Belum Tertangkap Lagi

Sebanyak 14 orang narapidana melarikan dari penjara yang terletak di wilayah Afghanistan Utara, di hari Kamis (7/6/2012).

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Gusti Sawabi
Memuat video…

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Samuel Febriyanto

TRIBUNNEWS.COM, AFGHANISTAN - Sebanyak 14 orang narapidana melarikan dari penjara yang terletak di wilayah Afghanistan Utara, di hari Kamis (7/6/2012). Hal itu membuat otoritas Afghanistan menggelar operasi pengejaran besar-besaran pada hari ini.

Menurut
Sediq Sediqqi, seorang juru bicara Kementerian Dalam Negeri Afghanistan dikutip dari CNN, Minggu (10/6/2012), para narapidana itu dapat melarikan diri dari penjara Sar-e-pul setelah terjadi sebuah ledakan besar.

Ledakan itu menyebabkan sedikitnya tiga narapidana tewas, dan 32 orang tahanan melarikan diri. Dalam pengejaran selama tiga hari terakhir, beber Sediq, pihaknya telah berhasil menangkap 18 narapidana, empat di antaranya merupakan anggota Taliban.
 
Sediq mengatakan bahan peledak yang digunakan dalam ledakan itu telah diselundupkan ke dalam penjara, dimana hal itu membuat kepala penjara menghadapi pemeriksaan pihak berwenang.

SITE Intelligence Group, yang melacak aktivitas dunia maya militan, mengatakan Taliban Afghanistan mengklaim bahwa merekalah yang melancarkan operasi pembebasan para narapidana tersebut,

Mereka mengklaim telah membebaskan
170 narapidana dan membunuh 13 orang sipir penjara.  "Operasi berhasil menunjukkan bahwa musuh sangat tidak memiliki moral dan keterampilan militer meskipun tertanam dan masih gagal dalam melindungi penjara," kata juru bicara Taliban Muhammad Yusuf.

Tapi Lal Mohammad Ahmadzai, seorang juru bicara polisi, menolak klaim Taliban. Dia mengatakan, tiga narapidana tewas dan 20 lainnya luka-luka. Lima mencoba melarikan diri namun ditangkap, katanya. (cnn)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas