Kapal Cina terdampar di kawasan sengketa
Kapal milik angkatan laut Cina dilaporkan kandas pada kawasan dangkal di perairan yang tengah disengketakan dengan Filipina.
Warga Filipina menentang langkah agresif Cina di perairan Laut Cina Selatan.
Kapal milik angkatan laut Cina dilaporkan kandas pada kawasan dangkal di perairan yang tengah disengketakan tak jauh dari wilayah Filipina.
Namun belakangan kapal tersebut dilaporkan bisa berlayar kembali menuju wilayah perairan Cina dan menghindari potensi ketegangan baru di kawasan itu.
Kementrian Pertahanan Cina mengatakan kapal jenis fregat tersebut berhasil kembali ke perairan Cina dengan kondisi kerusakan yang tergolong ringan.
Selanjutnya mereka mengatakan, kapal tersebut berhasil melepaskan diri dengan dibantu oleh tim penyelamat yang datang ke lokasi.
Kapal tersebut kandas di kawasan perairan bernama Half Moon Shoal yang berjarak sekitar 110km dari propinsi Palawan,Filipina pada Rabu malam lalu.
Laporan menyebutkan kapal itu kemudian berhasil melepaskan diri dari perairan dangkal pada hari Minggu pukul 05.00 waktu setempat.
Pemerintah Cina mengatakan tidak ada awak kapal yang mengalami luka serta tidak ada dampak kerusakan lingkungan yang ditimbulkan akibat peristiwa tersebut.
Sementara itu Kepala Angkatan Laut Filipina, Alexander Pama seperti dikutip dari kantor berita Associated Press mengatakan setidaknya ada enam kapal angkatan laut Cina yang terlibat dalam upaya penyelamatan kapal fregat yang kandas tersebut.
Dipertanyakan Filipina
Pama juga mengatakan kapal penyelamat Filipina telah dikerahkan ke wilayah dekat lokasi kejadian untuk menyiapkan diri jika memang mereka dibutuhkan dalam upaya penyelamatan kapal tersebut.
Pada hari Sabtu kemarin pemerintah Filipina mengatakan mereka telah meminta penjelasan kepada Cina soal bagaimana kronologi kapal tersebut bisa kandas di wilayah yang mereka sebut sebagai wilayah perairan Filipina.
Half Moon Shoal merupakan salah satu bagian dari gugusan Kepulauan Spratly yang tengah menjadi wilayah sengketa karena diklaim oleh Filipina dan Cina.
Selain Filipina dan Cina sejumlah negara lain juga dilaporkan ikut mengajukan klaim terhadap wilayah Laut Cina Selatan yang terkenal kaya minyak ini.
Awal tahun ini Cina dan Filipina sempat terlibat ketegangan disepanjang kawasan yang dikenal sebagai Scarborough Shoal.
Baca tanpa iklan