Facebook Bingung Siapa Penembak di Insiden Batman
Nama itu diberikan polisi sebagai tersangka penembakan membabi-buta dalam pemutaran perdana film Batman
Editor:
Dahlan Dahi
TRIBUNNEWS.COM - Para blogger dan wartawan segera membuka internet begitu polisi Colorado, Amerika Serikat, melansir nama James Holmes.
Nama itu diberikan polisi sebagai tersangka penembakan membabi-buta dalam pemutaran perdana film Batman, Dark Knight Rises, di Colorado, Amerika Serikat, Jumat (20/7/2012).
Polisi hanya merilis sedikit saja mengenai pemuda 24 tahun yang menembak mati 12 orang, termasuk seorang presenter TV yang cantik, dan melukai 38 orang lainnya dalam insiden mengerikan itu.
Tidak banyak keterangan mengenai James Holmes. Seseorang dengan nama akun James Holmes di Facebook segera menjadi sasaran kemarahan segera setelah polisi mengumumkan nama itu.
Namun Facebook pun bingung mengindentifikasi James Holmes yang sebenarnya. Pemilik akun itu segera menegaskan "misleading": saya bukanlah James Holmes yang Anda maksud.
Seorang penulis mencoba mencari jejak James Holmes di Facebook, twitter, dan Google. Ia didorong keyakinan bahwa biasanya pelaku sadis seperti itu mengumumkan niatnya di internet sebelum benar-benar beraksi.
Sejauh ini, bukan itu tipe James Holmes, begitu penulis itu melaporkan.
Masih perlu waktu beberapa jam lagi untuk mengetahui siapa James Holmes dan mengapa ia tega membunuh begitu banyak orang tak berdosa.
Polisi sejauh ini menegaskan bahwa anak muda Colorado itu tidak terkait tindakan kriminal apapun sebelumnya, apalagi masuk dalam jaringan teroris.(*)
Baca tanpa iklan