Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
BBC

Helikopter militer Suriah 'ditembak jatuh'

Pemberontak bersenjata di Suriah mengatakan mereka menembak jatuh sebuah helikopter militer yang terbang di atas ibukota Damaskus.

Tayang:
Baca & Ambil Poin

Pemberontak bersenjata di Suriah mengatakan mereka menembak jatuh sebuah helikopter militer yang terbang di atas ibukota Damaskus.

Tentara Pembebasan Suriah (FSA) mengatakan pesawat itu menembaki penduduk di Jobar, kawasan timur laut Suriah, dan jatuh di kawasan Qabun yang bertetangga dengan Jobar.

Televisi pemerintah membenarkan bahwa sebuah helikopter mereka telah jatuh di Qabun.

Pada hari Minggu aktivis oposisi mengatakan pasukan pemerintah membantai lebih dari 300 orang selama serangan yang mereka lakukan di kawasan Darayya.

Rekaman video dan foto yang tersebar menunjukan sejumlah mayat, termasuk d iantaranya perempuan dan anak-anak.

Media pemerintah menyalahkan pihak oposisi atas peristiwa itu dan mengatakan Darayya telah dibersihkan dari sisa-sisa teroris.

Direktur Komisi Independen Penyelidikan Suriah dari Dewan Hak Asasi Manusia PBB, Paulo Pinheiro, mengatakan kepada BBC bahwa pembunuhan tersebut kemungkinan bisa dikategorikan sebagai kejahatan perang.

Rekomendasi Untuk Anda

Para aktivis oposisi mengatakan helikopter militer itu ditembak dan jatuh ketika sedang melakukan penembakan di Jobar, saat pertempuran sengit terjadi antara pasukan pemerintah dan pemberontak.

Bukan ditembak?

Saksi mata mengatakan kepada kantor berita Reuters bahwa helikopter itu terbakar ketika ditembak sebuah peluru saat terjadi baku tembak dan jatuh di jalanan Qabun.

''Pesawat itu terbang sepanjang pagi dan terus memuntahkan peluru. Pasukan pemberontak telah berusaha menembaknya jatuh selama satu jam, sebelum akhirnya berhasil,'' kata Abu Bakr, seorang aktivis lokal.

Aktivis mengunggah sebuah video yang menunjukkan helikopter yang sedang terbakar jatuh.

Terdengar seruan Allahu Akbar dari para pemberontak.

Televisi pemerintah membenarkan jatuhnya sebuah helikopter di dekat Masjid al-Ghufron di Qabun, tetapi tidak menyebutnya tertembak jatuh.

Juru bicara Batalion Badar dari FSA di Damaskus, Omar al-Qabuni, mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa mayat pilot helikopter itu telah ditemukan.

''Ini sebuah balasan atas pembantaian di Darayya,'' tambahnya lagi.

Sumber: BBC Indonesia
BBC
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas