Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Baru Tiga WNI Tewas yang Identitasnya Diketahui

Kepala BNP2TKI Jumhur Hidayat mengatakan, dari empat yang tewas, baru tiga WNI yang diketahui identitasnya.

Tayang:
Baca & Ambil Poin

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Jumhur Hidayat mengatakan, dari empat yang tewas, baru tiga WNI yang diketahui identitasnya.

"Tiga dari jenazah masing-masing bernama Yasin, Tandi, dan Ahmad," ujar Jumhur di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (13/9/2012).

Jumhur mengatakan, pihaknya akan memeriksa penyebab kejadian. Ia mengaku mendapat laporan telah terjadi aksi saling tembak antara WNI dan polisi. Namun, dari empat WNI, tiga di antaranya memiliki catatan kriminal.

"Kami kan enggak bisa membela membabi buta," katanya.

Jumhur meminta publik jangan mengaitkan TKI dengan kriminalitas. Ia menuturkan, sekitar dua juta TKI bekerja dengan baik di luar negeri. Mengenai kasus ini, satu keluarga ahli waris sudah dihubungi KBRI.

"KBRI berhasil menemukan ahli waris Ahmad, dan istri Ahmad dan memfasilitasi kepulangan suaminya ke Purbalingga," jelasnya.

Empat WNI  tewas ditembak polisi Malaysia, di negara bagian Perak. Sebagian anggota tubuh mereka, diduga diambil oleh warga Malaysia. Penembakan terjadi pada 7 September 2012 sore. (*)

Rekomendasi Untuk Anda

BACA JUGA

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas