Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
BBC

Jepang tuntut Cina lindungi warganya

Di tengah aksi demonstrasi anti Jepang di Cina, PM Jepang menyerukan agar pemerintah negara komunis itu menjamin keselamatan warganya di sana.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Demo anti Jepang

Pemerintah Jepang mengkhawatirkan keselamatan warganya di Cina.

Perdana Menteri Jepang Yoshihiko Noda menyerukan pada Cina agar menjamin keselamatan warga dan pebisnis negeri matahari terbit yang berada disana.

Permintaan ini muncul sebagai reaksi atas memanasnya aksi demo di sejumlah kota di Cina yang diikuti dengan serangkaian aksi perusakan terhadap aset berbau Jepang di negeri itu.

Hubungan kedua negara memburuk setahun terakhir setelah konflik Laut Cina Selatan kembali mengemuka dan belum menemukan jalan tengah.

Dalam pernyataan terakhirnya pemerintah Jepang menyebut berhak atas kepemilikan tiga pulau yang disengketakan (yang disebut Pulau Senkaku dalam bahasa Jepang dan Diaoyu dalam bahasa Cina) dari pemilik pulau sebelumnya, seorang pebisnis warga Jepang.

Pulau itu menjadi biang sengketa antara lain karena diperkirakan kayadengan kandungan gas.

Dalam demonstrasi hari Sabtu (15/9), massa yang marah menyerbu kantor kedutaan besar Jepang di Beijing, melempari bangunan kedutaan dengan bebatuan. Di kota-kota lain toko-toko milik warga Jepang dijarah sementara kendaraan bermerk Jepang dirusak dan dibakar.

Hari Minggu (16/9) aksi demo kembali berlangsung di Beijing dan sejumlah kota lainnya di Cina. Kantor berita Reuters menulis polisi harus menyemprotkan gas air mata dan menyemburkan meriam air untuk memecah kepadatan ribuan demonstran di kota Shenzhen bagian selatan Cina, dekat Hong Kong.

Rekomendasi Untuk Anda

Sumber: BBC Indonesia
BBC
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas