Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
BBC

Helikopter jatuh di dekat Damaskus, Suriah

Televisi pemerintah Suriah melaporkan satu helikopter jatuh di kota Douma, dekat ibukota Suriah, Damaskus, tetapi tidak menyebutkan rinciannya.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Damaskus

Pertempuran masih terjadi di Damaskus pada Rabu kemarin, 19 September.

Televisi pemerintah Suriah melaporkan satu helikopter jatuh di kota Douma, dekat ibukota Suriah, Damaskus, tetapi tidak menyebutkan rincian lebih lanjut.

Pasukan pemerintah semakin sering menggunakan helikopter dan pesawat-pesawat lain untuk menggempur pasukan pemberontak.

Seorang aktivis di Douma mengatakan pasukan tempur dan helikopter pasukan pemerintah sebelumnya terbang di atas Douma sebelum kejadian.

"Kami mendengar beberapa suara ledakan dan tembakan, dan beberapa menit kemudian, kami diberitahu bahwa ada helikopter jatuh," kata Mohammed Saeed seperti dikutip kantor berita AP.

Kelompok oposisi Suriah yang bermarkas di Inggris, Syrian Observatory for Human Rights, mengatakan para pemberontak menembak jatuh helikopter tersebut.

Bulan lalu pejuang oposisi juga menembak jatuh helikopter pemerintah di Damaskus.

Pertemuan di Den Hague

Pertempuran antara pasukan pemerintah dan pemberontak belum mereda di Suriah. Pada Rabu (19/09), pertempuran sengit terjadi di Damaskus dan Aleppo di bagian utara.

Rekomendasi Untuk Anda

Organisasi Amnesty International memperingatkan bahwa serangan udara dan artileri tanpa pandang bulu membuat korban jiwa di Idlib dan Hama meningkat pesat.

Sementara itu di Den Hag, sekelompok ahli keuangan, diplomat asing, dan pembelot Suriah sedang mengadakan pertemuan untuk mencari cara-cara baru di bidang ekonomi guna memperlemah pemerintahan Presiden Suriah Bashar al-Assad.

Kelompok yang disebut Friends of Syria itu membahas bagaimana membuat sanksi-sanksi lebih efektif yang diterapkan kepada pemerintah Suriah dan untuk melacak aset tersembunyi Presiden Assad.

Sumber: BBC Indonesia
BBC
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas