Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
BBC

AS kurangi sanksi impor Burma

Amerika Serikat akan mengurangi sanksi impor barang-barang dari Burma, sebuah langkah penting dalam embargo AS, seperti disampaikan oleh Menteri Luar Negeri AS Hillary Clinton.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Hillary Clinton

Hillary Clinton pernah mengunjungi Burma pada tahun 2011.

Amerika Serikat akan mengurangi sanksi impor barang-barang dari Burma, sebuah langkah penting dalam embargo AS, seperti disampaikan oleh Menteri Luar Negeri AS Hillary Clinton.

Clinton mengumumkan langkah itu dalam sebuah pertemuan dengan Presiden Burma Thein Sein dalam Sidang Umum PBB.

AS akan mengurangi larangan impornya sebagai kelanjutan proses reformasi," kata dia.

Sebelumnya, Washington menghentikan sebuah larangan investasi ke negara tersebut, tetapi embargo senjata tetap berlanjut.

Presiden Thein telah memimpin transformasi yang dilakukan negara itu setelah lima dekade pemerintahan militer di negara tersebut, dan melapangkan jalan bagi tokoh pro demokrasi Aung San Suu Kyi untuk terpilih sebagai anggota parlemen.

Thein masih menghadapi berbagai tantangan dalam melakukan transformasi dari militer Burma ke reformasi politik.

Suu Kyi melakukan perjalanan ke AS dalam kaitan dengan pertemuan PBB, dan menerima Medali Emas dari Kongres AS.

Rekomendasi Untuk Anda

Rabu lalu, Clinton mengatakan AS "akan mulai perkembangan untuk mengurangi larangan impor terhadap barang-barang dari Burma ke Amerika Serikat".

"Kami berharap ini akan menyediakan banyak peluang bagi masyarakat anda untuk menjual produk mereka ke pasar kami."

Sumber: BBC Indonesia
BBC
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas