Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
BBC

Patung Lenin diturunkan dari Ulan Bator

Patung terakhir pendiri Komunisme di Uni Soviet, Vladimir Ilyich Lenin, sudah diturunkan dari ibukota Mongolia, Ulan Bator

Tayang:
Baca & Ambil Poin

Patung terakhir pendiri Komunisme di Uni Soviet, Vladimir Ilyich Lenin, sudah dicopot dari ibukota Mongolia, Ulan Bator.

Sejumlah warga Mongolia melempar sepatu ke patung itu sebelum diangkat ke dalam truk dan akan dilelang kepada masyarakat umum, seperti dilaporkan wartawan BBC di Ulan Bator, Michael Kohn.

Selama 58 tahun belakangan, patung Lenin berdiri di sebuah taman di pusat kota Ulan Bator. Patung itu dipasang di sana ketika Mongolia menjadi negara satelit Uni Soviet yang dikendalikan penuh dari Moskow.

Tahun 1990 Mongolia menempuh reformasi politik -sejalan dengan perestroika yang diluncurkan oleh Mikhail Gorbachev- dan melepaskan diri dari pengaruh Uni Soviet yang kemudian bubar.

Pada masa itu semua patung Stalin dirobohkan namun patung Lenin masih bertahan hingga Minggu 14 Oktober pukul 13.00 waktu setempat ketika patung Lenin yang terakhir diturunkan lewat sebuah 'upacara'.

Dalam upacara tersebut Walikota Ulan Bator, Bat-Uul Erdene, menyampaikan pidato sekitar 10 menit untuk mengecam Lenin dan pendukungnya sebagai para pembunuh.

Di hadapan sekitar 300 hadirin, Erdene mengatakan Mongolia menderita di bawah kekuasaan mantan rezim komunis namun saat ini bergerak maju menuju masyarakat yang terbuka,

Rekomendasi Untuk Anda

Sumber: BBC Indonesia
BBC
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas