Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 02:00 WIB
Qatar
Qatar
1 - 1
Switzerland
Swiss
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 05:00 WIB
Brazil
Brasil
Live
Morocco
Maroko
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 08:00 WIB
Haiti
Haiti
VS
Scotland
Skotlandia
Grup D - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 11:00 WIB
Australia
Australia
VS
Turkiye
Turki
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Menolak Jadi Pelacur, Wanita di Afghanistan Tewas Dipenggal

Seorang wanita muda di Afghanistan tewas mengenaskan dipenggal kepalanya. Hal itu terjadi setelah ia menolak dijadikan

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Memuat video…

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Samuel Febriyanto

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Seorang wanita muda di Afghanistan tewas mengenaskan dipenggal kepalanya. Hal itu terjadi setelah ia menolak dijadikan pelacur.

Ia dibunuh oleh orang terdekatnya yaitu ibu mertuanya sendiri, dengan dibantu oleh seorang sepupunya. Keduanya telah mengakui perbuatannya di hadapan polisi setempat.

Pembunuhan itu terjadi di hari Minggu (14/10/2012), waktu setempat, di provinsi Herat, barat daya Afghanistan dekat perbatasan dengan Iran. Adapun korban bernama Mah Gul, yang masih berusia 20 tahun.

Suami Gul adalah seorang tukang roti. Ketika ia meninggalkan rumah untuk bekerja, ibu dan sepupunya mencoba untuk memaksa istrinya terjun ke dunia prostitusi.

Mah-pun menolaknya, namun hal itu malah membuat ibu mertuanya juga sepupunya naik darah, lalu memenggal kepalanya.

Suzanne Nossel, Direktur Eksekutif Amnesty International Amerika Serikat (AS), mengatakan wannita dan anak perempuan di Afghanistan kerap mengalami pemerkosaan, pembunuhan, dan dipaksa untuk menikah saat masih kecil, agar tidak mengenal pendidikan sedari muda. (CNN)



Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas