Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Wanita Penghibur di Malaysia Wajib Belajar Bahasa Asing

Sindikat prostitusi di Malaysia, memaksa setiap Wanita Tuna Susila (WTS) asing, yang berada di bawah kendali mereka untuk belajar bahasa

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Anwar Sadat Guna

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Samuel Febriyanto

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sindikat prostitusi di Malaysia, memaksa setiap Wanita Tuna Susila (WTS) asing, yang berada di bawah kendali mereka untuk belajar bahasa Inggris dan bahasa Malaysia sebelum terjun melayani klien mereka.

Menurut Asisten Direktur Utama Departemen Investigasi Kriminal Federal (CID), Senior Asst Comm Abdul Jalil Hassan seperti dikutip Asiaone.com, Senin (29/10/2012), langkah itu dimaksudkan untuk memungkinkan interaksi yang lebih baik antara wanita penghibur dan klien mereka.

Sebelumnya, seorang wanita asal China, yang bernama Yen (24), mengaku dipaksa oleh seorang yang mempekerjakannya sebagai wanita penghibur, untuk belajar beberapa kata sederhana dalam bahasa Melayu, seperti tampan dan sayang.

Ia mengatakan, setelah ia berhasil menguasai beberapa kata dan kalimat dalam bahasa Malaysia, kini ia diizinkan untuk melayani klien yang datang kepadanya.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas