Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●
BBC

Inggris, Prancis dan AS kecam Israel

Senada dengan suara Washington, Inggris dan Prancis mendesak Israel membatalkan pembangunan permukiman baru di Tepi Barat dan Jerusalem Timur.

Tribun X Baca tanpa iklan
Pembangunan permukiman Israel

Israel akan membangun ribuan rumah baru di Tepi Barat dan Jerusalem Timur.

Inggris dan Prancis mengikuti jejak pemerintah Amerika Serikat mengecam Israel.

Kecaman ini dikeluarkan hari Sabtu (01/12) menanggapi keputusan Israel membangun 3.000 rumah di kawasan pendudukan di Jerusalem Timur dan Tepi Barat.

Senada dengan pernyataan Menlu Amerika, Hillary Clinton, Kementerian Luar Negeri Inggris dan Prancis mengatakan pembangunan permukiman baru ini menghalangi dimulainya kembali perundingan damai Israel-Palestina.

"Pemerintah Inggris mendesak Israel untuk membatalkan keputusan tersebut," kata Menlu Inggris William Hague.

"Kesempatan untuk mewujudkan solusi dua negara makin kecil dan kedua pihak bersama masyarakat internasional harus mendorong dialog dan perundingan damai," tambahnya.

Solusi dua negara

"Kami meminta pemerintah Israel tidak mengambil langkah-langkah yang justru menghalangi dimulainya kembali pembicaraan damai," tandas Hague.

Menteri Luar Negeri Prancis, Laurent Fabius, sementara itu mengatakan Israel harus menahan diri dan menunjukkan isyarat bersedia kembali ke meja perundingan.

Rekomendasi Untuk Anda

Dalam pandangan Fabius, pembangunan permukiman baru akan menghalangi penerapan solusi dua negara atas masalah Israel-Palestina.

Israel memutuskan memperluas permukiman di wilayah pendudukan sehari setelah Majelis Umum PBB menaikkan status Palestina menjadi negara pemantau bukan anggota.

Sumber: BBC Indonesia
BBC
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas