Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Penyidik Swasta: Whitney Houston Tewas Dibunuh Penagih Hutang

Seorang penyidik swasta di Amerika Serikat (AS), Paul Huebl mengklaim telah berhasil mengungkap

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Anwar Sadat Guna

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Samuel Febriyanto

TRIBUNNEWS.COM, WASHINGTON - Seorang penyidik swasta di Amerika Serikat (AS), Paul Huebl mengklaim telah berhasil mengungkap misteri kematian diva pop dunia, Whitney Houston.

Menurut Paul, penyanyi berkulit hitam itu tewas dibunuh oleh dua orang penagih hutang.

Detektif Hollywood ini, mengaku memiliki sejumlah bukti yang mendukung klaimnya tersebut, di antaranya rekaman CCTV yang menunjukkan Whitney dibunuh oleh dua orang laki-laki yang hendak menagih hutang Whitney atas obat-obatan terlarang yang dibelinya.

Penyanyi yang kondang melalui lagu berjudul I Will Always Love You ini, kata Paul, punya hutang lebih dari 1,5 juta US dollar dari seorang pengedar narkoba sebelum ia ditemukan tewas di Beverly Hilton, Los Angeles, Amerika Serikat, pada 11 Februari 2012.

"Saya memiliki bukti yang menunjukan bahwa Whitney telah menjadi korban pembunuhan pengedar narkoba yang mengirimkan preman untuk menagih hutangnya," ujar Paul seperti dikutip Tribunnews.com, dari Foxnews.com, Jumat (29/12/2012).

Paul melanjutkan, dirinya juga menemukan sejumlah tanda-tanda penganiayaan fisik.

Rekomendasi Untuk Anda

"Di tubuh Whitney terdapat luka yang menunjukan bahwa ia berjuang untuk mempertahankan hidupnya," kata si detektif tersebut.

Menurut Paul, ia berhasil menemukan informasi tersebut dari jaringan informan dan kini ia menyerahkannya ke tangan FBI agar kasus kematian Whitney dibuka kembali.

BACA JUGA:

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas