Gajah Mati Ditabrak Kereta Api di Hutan Harimau
Seekor gajah jantan dewasa tewas tertabrak kereta api yang tengah melaju di Bengal Barat, India, Selasa (5/3/2013).
Editor:
Gusti Sawabi
Tribunnews.com, New Delhi - Seekor gajah jantan dewasa tewas tertabrak kereta api yang tengah melaju di Bengal Barat, India, Selasa (5/3/2013).
Gajah ini tertabrak kereta api Guwahati-Somporkkanti Express, saat hendak menyeberangi rel yang melitasi hutan Buxa Tiger, beberapa kilometer dari Alipurduar, India timur laut.
Hutan tempat gajah itu tertabrak berada di dalam Taman Nasional Buxa, yang berada di perbatasan India-Bhutan. Hutan yang sebenarnya adalah hutan lindung untuk harimau ini juga menjadi jalur migrasi gajah antara India dan Bhutan, sehingga membuat lokasi ini menjadi salah satu titik berbahaya bagi masinis kereta api.
Kejadian tragis ini bukan kali pertama. Pada Desember tahun lalu, lima ekor gajah mati tertabrak kereta api di Negara Bagian Orissa. Kelima gajah itu tengah menyeberang rel bersama kelompok mereka.
Saat ini di India terdapat 26.000 ekor gajah. Meski gajah termasuk hewan yang disucikan di India, namun jumlah mereka di alam liar semakin menyusut. Semakin menyusutnya hutan habitat mereka membuat hidup hewan besar ini selalu dalam bahaya.
Negara Bagian Orissa, tahun lalu bahkan memperingatkan para masinis kereta api untuk mengurangi kecepatan untuk menghindari tabrakan dengan kawanan gajah. Namun, peringatan itu agaknya diabaikan.
Selain semakin menyusutnya habitat, perburuan liar, memakan tanaman mengandung racun, juga ditabrak kereta api menjadi ancaman lain bagi gajah.
Pekan lalu, Menteri Perkeretapian India, Pawan Kumar Bansal menekankan perlunya melindungi gajah dari bahaya tertabrak kereta api.