Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
BBC

Puluhan babi mati ditemukan di sungai Cina

Pemerintah kota Changsha, Cina, berupaya meyakinkan masyarakat bahwa tidak ada penyakit menular setelah ditemukan puluhan babi mati di sungai setempat.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Petugas sanitasi di Shanghai

Bangkai-bangkai babi diangkut dan dikuburkan petugas sanitasi di kota Changsha.

Pemerintah kota Changsha, Cina, berupaya meyakinkan masyarakat bahwa tidak ada penyakit menular setelah ditemukan puluhan babi mati di sungai setempat.

Paling tidak 99 bangkai babi ditemukan mengambang di sungai Liyuang di Provinsi Hunan sejak akhir pekan lalu.

Binatang-binatang itu diperkirakan dibuang para petani di hulu sungai.

Para petugas lingkungan mereka meneliti kualitas air minum untuk menjaga keselamatan penduduk.

Temuan ini terjadi di tengah berjangkitnya flu burung dengan virus H7N9 di Cina Timur.

Bulan lalu, sekitar 16.000 babi ditemukan dibuang di sungai Huangpu yang mengalir melalui kota Shanghai.

Liang Feicai, juru bicara pemerintah kota mengatakan babi-babi yang ditemukan itu telah disteril dan dikuburkan.

Rekomendasi Untuk Anda

"Sebagian besar bangkai telah rusak dan pemerintah kota telah mengambil, membersihkan dan mengubur babi-babi itu," kata Liang kepada Global Times.

"Hal yang sama pernah terjadi beberapa kali sebelumnya, dan unit lingkungan tengah memonitor kualitas air sehingga warga harus tetap tenang," tambahnya.

Pemerintah kota juga telah meminta para peternak untuk tidak membuang bangkai ke sungai namun dikubur.

Sumber: BBC Indonesia
BBC
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas