Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
BBC

Mahasiswi India ciptakan beha antiperkosaan

Berawal dari keprihatinan akan maraknya pemerkosaan di India, tiga mahasiswi India membuat beha yang bisa membuat pelaku kejahatan seksual tersengat listrik.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
anti rape bra

Kutang anti-perkosaan dan alat rahasia yang ditanam dibaliknya.

"Pemerkosaan beramai-ramai di Delhi adalah pemicunya. Tetapi juga matinya rasa perempuan dan para pembuat kebijakan terhadap kejahatan sosial ini. Saatnya kita kaum perempuan melakukan perubahan."

Demikian suara Manisha Mohan, mahasiswi teknik antariksa di Universitas SRM di kota Chennai, India.

Ia adalah salah perempuan muda yang terpukul dengan pemerkosaan brutal atas seorang mahasiswi berusia 23 tahun di Delhi pada Desember 2012.

Bersama rekannya sesama mahasiswi, Niladhri Basu Bal dan Rimpi Tripathi, ia menggunakan keahlian tekniknya untuk mencoba melakukan sesuatu dan membantu kaum wanita melindungi diri mereka.

Setelah bertemu dan meminta pendapat sejumlah perempuan korban pelecehan seksual, ketiganya membuat beha yang dirancang untuk menyengat siapa pun yang berusaha melakukan pemerkosaan dengan listrik berdaya 3800kv, cukup untuk mengakibatkan luka bakar serius.

Bisa kirim SMS

india

Mahasiswi di New Delhi berunjuk rasa menentang pemerkosaan.

Beha bernama SHE (Society Harnessing Equipment) itu juga dapat mengirim pesan singkat telepon (SMS) ke keluarga atau teman dan kantor polisi terdekat, dengan koordinat GPS lokasi korban, kata Mohan.

Beha itu juga dilengkapi dengan sensor tekanan yang tersambung ke sebuah sirkuit listrik.

Rekomendasi Untuk Anda

Jadi bagaimana pemakai bisa yakin bahwa bukan mereka yang akan tersengat listrik?

"Pertama, alat itu diletakkan dalam bahan dengan lapisan ganda, yang memastikan korban terlindungi dengan insulasi," tambahnya.

Sumber: BBC Indonesia
BBC
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas